Mimpi Besar Kadiskuk Jabar, Kembangkan UMKM

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jawa Barat Rachmat Taufik Garsadi menuturkan, ada mimpi besarnya yang dapat dilakukan dalam mengembangkan UMKM.

Mimpi Besar Kadiskuk Jabar, Kembangkan UMKM
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jawa Barat Rachmat Taufik Garsadi menuturkan, ada mimpi besarnya yang dapat dilakukan dalam mengembangkan UMKM.

INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jawa Barat Rachmat Taufik Garsadi menuturkan, ada mimpi besarnya yang dapat dilakukan dalam mengembangkan UMKM.

Bagaimana kata Taufik, pemerintah melakukan intervensi langsung dalam membangun kolaborasi untuk mengembangkan UMKM, khususnya di Jawa Barat.

Contoh nyata lanjut Taufik, adalah Korea Selatan, disana bagaimana pemerintah membantu mem-branding habis-habisan produk dalam negeri mereka, sampai akhirnya dikenal oleh negara lain.

Misalnya dalam drama mereka sambung dia, dimana di visual yang ditonjolkan adalah produk dalam negeri mereka. Ini menurutnya dapat dicontoh, untuk mengembangkan dan memajukan UMKM, terutama di Jabar.

"Dengan kolaborasi, akan lebih kuat. Pemerintah sekarang harus terjun langsung (membantu) brand, mendorong masyarakat cinta terhadap produk kita. Saya terinspirasi Korea, setiap film ada produk Korea," kata Taufik dalam kegiatan Delta Fest di Kiara Artha Park, Kota Bandung baru-baru ini. 

Kalau tidak kata dia, akan sulit bagi UMKM mampu mengembangkan usahanya menjadi lebih maju.

Maka dari itu, selain membantu dalam promosi UMKM, pemerintah juga harus melakukan pembinaan dan pendampingan. Memberi kemudahan seluas-luasnya, termasuk kemudahan kepengurusan legalitas.

"Pertama basic, kita membuat manual book jadi UMKM. Kemudian pelayanan kita dorong, manajemen, terkait legalitas, kita dorong membangun ekosistem. Kalau berdiri sendiri, sulit naik kelas," ucapnya.

Apalagi Jabar diakuinya memiliki potensi yang sangat besar. Selain jumlah UMKM yang banyak, dimana berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) ada sekitar tujuh juta pelaku usaha.

Tapi juga masyarakat Jabar terbilang kreatif dan inovatif, yang mana berpeluang lebih besar dalam memajukan UMKM.

Namun tentunya harus disertai dengan dukungan bersama, terutama masyarakat yakni untuk mencintai produk dalam negeri, dimana sejatinya kata Taufik tidak kalah dengan barang dari luar.

"Menghargai produk kita. Dengan menghargai produk sendiri, mengembangkan kreativitasnya. Mudah-mudahan jadi gaya hidup, memakai produk lebih unik," tandasnya.


Editor : Ahmad Sayuti