Minim Penerangan dan Kemacetan, Farhan Siapkan Langkah Perbaikan Lalu Lintas

Pemkot Bandung tengah membenahi sistem infrastruktur lalu lintas, dan penerangan jalan menyusul tingginya keluhan warga terkait keamanan dan kenyamanan berkendara di malam hari.

Minim Penerangan dan Kemacetan, Farhan Siapkan Langkah Perbaikan Lalu Lintas
Wali Kota Bandung M farhan

INILAHKORAN, Bandung - Pemkot Bandung tengah membenahi sistem infrastruktur lalu lintas, dan penerangan jalan menyusul tingginya keluhan warga terkait keamanan dan kenyamanan berkendara di malam hari.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, pembenahan tersebut meliputi penguatan fungsi area traffic control system (ATCS) dan pemasangan penerangan jalan tambahan di sejumlah titik rawan.

"Saya telah minta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk evaluasi sistem ATCS yang sudah ada. Belum ada laporan resmi, tapi saya mau ada perbaikan secepatnya," kata Farhan, Rabu 23 Juli 2025.

Selain pengaturan lalu lintas, ia juga menyoroti minimnya penerangan jalan di beberapa kawasan. Ia menegaskan, kondisi ini menjadi prioritas untuk segera diperbaiki guna mengurangi risiko kecelakaan dan tindak kriminal di malam hari.

"Penerangan jalan masih jadi masalah serius. Kita sudah siapkan pemasangan high mast atau lampu jalan tinggi untuk wilayah yang menjadi kewenangan pemkot," ucapnya.

Sementara itu, untuk ruas jalan provinsi seperti Jalan Soekarno Hatta (dari Cibereum ke Cibiru) dan Jalan Supratman hingga Dipenogoro, pihaknya akan mengajukan bantuan program ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Namun demikian sesuai aturan terbaru, pengajuan tersebut kata ia, tidak bisa dilakukan dalam bentuk anggaran langsung. Melainkan harus melalui skema program yang dijalankan oleh provinsi.

"Sekarang tidak bisa lagi ajukan anggaran tunai. Harus bentuk program. Jadi kita ajukan usulan, nanti provinsi yang jalankan," jelas dia.

Farhan menekankan, seluruh langkah ini diambil tanpa harus menambah beban pengadaan baru yang besar.

"Kota Bandung sudah memiliki perangkat dasar yang memadai. Tinggal dimaksimalkan, dan dikolaborasikan dengan dukungan provinsi dan sistem data yang lebih baik," tandasnya. *


Editor : Ahmad Sayuti