Minyak Goreng Kemasan Mendadak Aman, Tim Satgas Pangan Polres Cimahi Lakukan Sidak
Tim Satgas Pangan Polres Cimahi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan sidak
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Tim Satgas Pangan Polres Cimahi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan sidak komoditas minyak goreng di sejumlah super market yang ada di Padalarang.
Ketua Tim Satgas Pangan Polres Cimahi Kompol Niko N Adiputra mengatakan, sidak tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan minyak goreng di pasaran.
Termasuk, jelas dia, guna menghindari adanya aksi penimbunan oleh distributor dan pengelola super market.
Baca Juga: Sempat Terima Uang dari Doni Salmanan, Reza Arap dan Arief Muhammad Diperiksa Polisi Hari Ini
"Kami melakukan pengecekan ketersediaan minyak goreng dan di sini, tadi stoknya ada, harganya Rp50.000 per dua liter," katanya.
Sejauh ini, terang dia, ketersediaan minyak goreng di wilayah KBB stoknya aman hingga lebaran nanti. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan dan kalaupun ada masyarakat bisa melaporkan ke petugas agar ditindaklanjuti.
"Kami akan melakukan upaya preventif, imbauan, dan tindakan refresifnya," terangnya.
Baca Juga: Survei: Ridwan Kamil Kian Dekati Dominasi Prabowo di Jabar
Kendati demikian, tegas dia, jika di lapangan ditemukan yang menimbun minyak goreng akan diberikan tindakan tegas. Termasuk gudang-gudang yang mendapatkan droping dari distributor jika dalam 1x24 jam barangnya tidak dikeluarkan akan ditegur.
"Hal itu guna menjaga pendistribusian minyak goreng ke masyarakat tidak terganggu dan tidak ada penyelewengan," tegasnya.
Ia mengaku, pihaknya telah melihat stok minyak goreng yang dijual sudah dengan harga yang disesuaikan. Barang yang dikeluarkan dan dipasang di display disesuaikan dengan animo permintaan masyarakat.
Baca Juga: Seperti Ini Inovasi Tirta Pakuan Mengatasi Kebocoran
Sebagian lagi, sambung dia, dikeluarkan untuk keesokan harinya sambil meminta ke distributor untuk dikirim kembali ketika stok sudah kosong.
"Sekali lagi kami pastikan bahwa stok aman, masyarakat juga jangan sampai panic buyying atau membeli barang dalam jumlah banyak, karena stok tersedia," tandasnya. *** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran

