Misteri Kematian Raditya, RSUD Ujungerung : Banyak Luka di Tubuh Korban

Sebuah kabar yang ramai diperbincangkan di media sosial menyebutkan seorang balita meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RSUD Ujungberung.

Misteri Kematian Raditya, RSUD Ujungerung : Banyak Luka di Tubuh Korban

INILAHKORAN, Bandung – Sebuah kabar yang ramai diperbincangkan di media sosial menyebutkan seorang balita meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RSUD Ujungberung. 

Pihak rumah sakit pun menegaskan, penyebab kematian balita Raditya bukan karena kesalahan penanganan, melainkan karena pada tubuh balita ditemukan sejumlah luka.

Informasi yang beredar menyebutkan, balita berusia 4 tahun bernama Raditya Allibyan Fauzan itu menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (22/11/2025).

Didin, ayah sambung dari Raditya, menjelaskan bahwa ia tidak mengetahui detail kejadian yang menimpa anak tersebut. Ketika diberi tahu mengenai meninggalnya Raditya, ia sedang berada di Depok.

"Saya kerja di Depok, lalu ada kabar dari istri suruh kesini (ke rumah sakit)," ujar Didin saat dihubungi.

Ia menambahkan bahwa penyebab kematian anak sambungnya belum ia ketahui secara pasti. Informasi yang diterimanya menyebutkan bahwa Raditya dibawa ke rumah sakit karena terjatuh di kamar mandi.

"Katanya jatuh di kamar mandi. Dari pihak rumah sakit ada kejanggalan," ungkapnya.

Didin kemudian menyebutkan bahwa pihak medis menemukan beberapa luka pada tubuh balita tersebut yang dianggap mencurigakan.

"Ada sejumlah luka di tubuhnya seperti di jidat, lembam dan kata dokter tulang depan dada patah," tuturnya.

Menurut Didin, sehari-hari Raditya tinggal bersama ayah kandung dan ibu sambungnya di daerah Cipadung. Mereka menyewa tempat tinggal yang dekat dengan lokasi kerja ayah kandungnya.

"Tadi istri saya (ibu kandung) sudah bikin laporan ke polisi. Kita hanya ingin memastikan saja ini meninggal benar karena jatuh atau karena apa? Ingin memastikan saja," kata Didin.


Editor : Ahmad Sayuti