Muncul Ide, Pemkot Bogor Diminta Bangun Kafe Lansia dan Urban Farming

Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Jawa Barat meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor turut memberikan peran dan dukungannya kepada LLI Kota Bogor dalam hal pemberdayaan lansia di Kota Bogor. Hasilnya muncul ide dan saran untuk membuat kafe lansia dan urban farming.

Muncul Ide, Pemkot Bogor Diminta Bangun Kafe Lansia dan Urban Farming
Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Jawa Barat meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor turut memberikan peran dan dukungannya kepada LLI Kota Bogor dalam hal pemberdayaan lansia di Kota Bogor. Hasilnya muncul ide dan saran untuk membuat kafe lansia dan urban farming./Rizki Mauludi

INILAHKORAN, Bogor - Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Jawa Barat meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor turut memberikan peran dan dukungannya kepada LLI Kota Bogor dalam hal pemberdayaan lansia di Kota Bogor. Hasilnya muncul ide dan saran untuk membuat kafe lansia dan urban farming.

"Ya, intinya LLI Jawa Barat kepada kami menitipkan banyak hal, supaya LLI di Kota Bogor bisa turut berperan. Sejauh ini LLI Kota Bogor sudah mempunyai SK Wali Kota dan Perda Perlindungan dan Pemberdayaan Lansia juga segera disetujui DPRD Kota Bogor," ungkap Syarifah kepada wartawan pada Selasa (31/10/2023).

Syarifah memaparkan, selain itu Taman Malabar nantinya akan dijadikan Taman Lansia yang bisa menjadi tempat kumpul lansia untuk diskusi, senam atau pengajia. Kemudian LLI Kota Bogor turut memberikan ide dan saran untuk membuat kafe lansia dan urban farming di Taman Malabar. kafe lansia dan urban farming ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas lansia supaya tidak diam saja yang berdampak lansia jadi cepat pikun.

"Dari LLI Kota Bogor sudah banyak melakukan berbagai kegiatan, termasuk melakukan roadshow ke fasilitas publik agar ramah lansia.  Program-program bagi lansia ini sejalan dengan visi Kota Bogor sebagai kota ramah keluarga, karena lansia termasuk bagian dalam keluarga selain juga anak, ayah dan ibu," papar Syarifah.

Sementara itu, Ketua LLI Kota Bogor, Aisyah Wan Grainie mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan Pemkot Bogor untuk melindungi lansia, karena LLI merupakan mitra pemerintah dan tidak bisa bekerja sendirian.

"Target LLI ke depan yakni memiliki kafe lansia untuk memberdayakan lansia sekaligus sumber pemasukan bagi lansia, karena diksi LLI yakni Peran Bukan Beban. Dan juga urban farming di lokasi yang sama dengan kafe lansia. Kami ingin menanam tanaman langka yang bisa dinikmati pengunjung kafe lansia," ungkapnya.

"Jadi nanti akan dicari sama Bu Sekda aset Pemkot mana yang bisa dimanfaatkan untuk kafe lansia dengan skema pinjam pakai atau MoU lainnya secara legal," tambah Aisyah.

Aisyah menerangkan, kafe lansia ini untuk maintenance daya ingat lansia. Pasalnya, jika lansia selalu sering diam, maka daya ingatnya bisa menurun drastis alias menjadi cepat pikun. Sekalipun kepikunan pada lansia merupakan hal natural, namun dengan beraktivitas penurunan daya ingat bisa dicegah.

"Kami juga akan mapping lansia potensial di lapangan yang bisa menjadi sahabat lansia yang membutuhkan bantuan. Saya yakin lansia potensial akan senang karena bukan sekedar membantu, tapi ini juga ibadah dan untuk lansia yang membutuhkan perhatian kecil ini sangat berarti," pungkasnya.*** (Rizki Mauludi)


Editor : JakaPermana