Mundur dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Bakal Punya Jabatan Baru
Usai mengundurkan diri dari Kepala BGN, untuk berobat jantung, Nanik S. Deyang diproyeksikan bakal mengemban jabatan baru dari Presiden Prabowo.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Keputusan Nanik S. Deyang mengundurkan diri dari posisi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) tidak menandai akhir dari kiprahnya di pemerintahan.
Usai berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk fokus menjalani pengobatan jantung, Nanik dikabarkan bakal mengemban jabatan baru untuk tetap mengawal program gizi nasional.
Kabar mengenai tugas baru ini mengemuka setelah Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan, Dirgayuza Setyawan, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo menginstruksikan Nanik untuk tetap mengawasi BGN.
"Presiden meminta Bu Nanik tetap mengawasi BGN. Saya yakin, setelah pulih, beliau akan kembali dengan semangat yang sama—kritis, peduli, dan tetap 'cerewet' demi anak-anak Indonesia," tulis Dirgayuza Setyawan melalui akun Instagram pribadinya.
Bakal Mengisi Posisi Pengawasan Strategis
Meskipun harus melepas posisi eksekutif sebagai Kepala BGN demi fokus pemulihan medis di luar negeri, skema baru telah disiapkan untuk mengakomodasi peran kontrol Nanik.
Pemerintah berencana membentuk lini pengawasan independen di BGN, di mana Nanik diproyeksikan bakal menduduki posisi sebagai Ketua Dewan Pengawas BGN.
Nanik disebut akan memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan visi Presiden.
Dia juga mengemban tugas menjaga transparansi serta integritas tata kelola anggaran BGN yang bernilai besar.
Tugas terakhir yakni, memberikan masukan kritis bagi pimpinan operasional BGN dalam pelaksanaan program di lapangan.
Editor : Firda Rachmawati

