Mundur Lagi, Groundbreaking TPPAS Legoknangka Ditargetkan Dilaksanakan Akhir Juli
Rencana groundbreaking TPPAS Legoknangka, Kabupaten Bandung yang akan dilakukan pada Juni ini, mundur lagi dan ditargetkan baru dilaksanakan pada Akhir Juli mendatang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Rencana Groundbreaking TPPAS Legoknangka, Kabupaten Bandung yang akan dilakukan pada Juni ini, mundur lagi dan ditargetkan baru dilaksanakan pada Akhir Juli mendatang.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakakan, proses groundbreaking selambat-lambatnya akan dilakukan pada akhir Juli.
"Saya optimis paling lambat akhir Juli sudah groundbreaking. Itu paling lama," ujar Bey Machmudin di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 4 Juni 2024.
Meski tidak merinci penyebab mundurnya rencana groundbreaking TPPAS Legoknangka, kemungkinan tertundanya pelaksanaan akibat belum rampungnya kajian draft perjanjian kerjasama oleh Kementerian Keuangan.
Sebab kata Bey, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan penandatanganan kerjasama sebelum memulai groundbreaking TPPAS Legoknangka.
"Penandatanganan kerjasama akan dilakukan secepatnya," ucapnya.
Rencananya, TPPAS Legoknangka yang mampu mengolah 2,3 ribu ton sampah perhari dapat menghasilkan listrik hingga 35 megawatt. Terlebih penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pertama antara pemenang tender, yakni PT Sumitomo selaku pengelola dan PLN telah terlaksana. Termasuk badan usaha pelaksana (BUP) juga telah terbentuk pada Januari 2024 silam.
TPPAS Legoknangka diproyeksikan untuk menampung sampah tidak hanya kawasan Bandung Raya seperti Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung. Tetapi juga siap mengakomodir sebagian wilayah Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang.
Mengutip kajian dari situs Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, TPPAS Legoknangka memiliki lahan sekitar 90 hektare dengan kapasitas dua ribu ton perhari, dengan output listrik yang diharapkan 20-30 megawatt. Rencananya, TPPAS Legoknangka akan menggunakan teknologi thermal. (Yuliantono)***
Editor : JakaPermana

