Nahas, Tukang Rongsok Tewas Tertimpa Reruntuhan di Kawasan Reaktivasi KA Garut Kota
Seorang pemungut barang rongsokan mengalami luka berat di beberapa bagian tubuhnya akibat tertimpa reruntuhan sebuah bangunan saat memungut barang bekas di kawasan reaktivasi jalur kereta api (KA) Cibatu-Garut betulan Jalan Cimanuk Kelurahan Paminggir Kecamatan Garut Kota, Selasa (11/2/2020), sekitar pukul 13.30 WIB.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Garut- Seorang pemungut barang rongsokan mengalami luka berat di beberapa bagian tubuhnya akibat tertimpa reruntuhan sebuah bangunan saat memungut barang bekas di kawasan reaktivasi jalur kereta api (KA) Cibatu-Garut betulan Jalan Cimanuk Kelurahan Paminggir Kecamatan Garut Kota, Selasa (11/2/2020), sekitar pukul 13.30 WIB.
Korban diketahui bernama Aef Saepudin (55) warga Kampung Mekarsari RT 03 RW 15 Desa Haurpanggung Kecamatan Tarogong Kidul itu akhirnya meninggal dunia, setelah beberapa saat sempat mendapatkan pertolongan di RSU dr Slamet Garut.
Menurut Kapolsek Garut Kota Kompol Uus Susilo, kejadian berawal ketika korban bersama sejumlah rekannya memunguti barang-barang bekas di kawasan reaktivasi KA di Jalan Cimanuk Kelurahan Paminggir, tak jauh dari Stasiun Garut. Barang-barang rongsokan itu dikumpulkan mereka untuk dijual.
Ketika sedang asyik memunguti rongsokan di dekat salah satu bangunan rusak yang memang hendak dirubuhkan, tiba-tiba bangunan tersebut rubuh, dan menimpa korban. Sedangkan tiga rekan korban berhasil menyelamatkan diri dari kejadian tersebut.
“Korban merupakan pencari besi bekas. Mereka berempat sudah dihimbau warga sekitar agar tak mendekati bangunan karena dalam tahap pembongkaran reaktivasi PT KAI,” kata Uus.
Selain melakukan olah tempat kejadian perkara, guna menghindari kejadian serupa maka aparat kepolisian juga memasang garis polisi sebagai pembatas di sekitar bangunan yang sedang dalam tahap pembongkaran itu.
Dari lokasi kejadian, polisi menemukan sebuah tas hitam berikut peralatan digunakan korban untuk mencari barang rongsokan. Ditemukan juga sebuah Kartu Indonesia Sehat (KIS) atas nama korban.(zainulmukhtar)
Editor : Bsafaat

