Bahas Komunis dengan Refly Harun, Salim Said: PKI Pintar Sembunyi Dalam Kekuasaan

Catatan sejarah yang selalu hangat diperbincangkan pada September adalah PKI. Pasalnya, pada bulan itu memori bangsa diingatkan G30S/PKI.

Bahas Komunis dengan Refly Harun, Salim Said: PKI Pintar Sembunyi Dalam Kekuasaan
Refly Harun

INILAHKORAN, Bandung - Catatan sejarah yang selalu hangat diperbincangkan pada September adalah Partai Komunis Indonesia (PKI). Pasalnya, pada bulan tersebut memori bangsa Indonesia diingatkan dengan peristiwa G30S/PKI.

Peristiwa ini pun tak lepas dari sorotan pakar hukum tata negara Refly Harun yang membahas sejarah ini di kanal YouTube Refly Harun.

Bersama guru besar Universitas Pertahanan Salim Said, Refly Harun membahas peristiwa ini dengan judul 'SALAH SATU BEBAN JOKOWI ITU DITUDUH PKI!'.

Baca Juga: Kian Memanas, Ucapan Gatot Soal Susupan PKI, Fadli Zon:Tidak Bisa Benda Museum Seenaknya Diangkut

Dalam video yang diunggah pada 22 September 2021, Refly Harun menyinggung terkait adanya isu kemunculan PKI gaya baru yang diungkap Jenderal TNI Purn Gatot Nurmantyo.

"Gatot Nurmantyo itu ngotot sekali mengatakan bahwa komunisme gaya baru itu sedang bangkit," ucap Refly Harun.

Salim Said langsung menanggapi pernyataan Refly Harun tersebut. Dia mengatakan, isu munculnya komunis atau PKI gaya baru kembali pada penafsiran masing-masing orang.

"Ya itu kan tergantung tafsiran orang," tanggap Salim Said.

Baca Juga: Ribut Pernyataan Gatot Nurmantyo Soal PKI, Begini Perdebatan Kyai NU dengan Fahri Hamzah

Tak sampai di situ, Salim Said pun turut juga menyinggung rasa bangga dari politisi PDIP Ribka Tjiptaning yang dilahirkan sebagai anak PKI.

Hal itu menurutnya memberikan makna berbeda di kalangan masyarakat.

Kepiawaian PKI ungkap Salim, mampu memanfaatkan tangan kekuasaan untuk kepentingan kelompoknya.

Baca Juga: Sejarawan UI: Pembuatan Film G30S PKI Tanpa Kontrol Ketat

"Kalau mempelajari sejarah, menjelang Gestapu itu PKI pintar berada bersembunyi di dalam kekuasaan dan menggunakan tangan kekuasaan untuk kepentingan-kepentingan PKI," ungkap Salim.

Salim memberi contoh kepiawaian PKI itu terjadi saat kepemimpinan Soekarno. Komunis mampu masuk ke dalam kekuasaan dan menggunakan tangan kekuasaan. (yosep saepul ramdan)


Editor : inilahkoran