Jubir Covid-19: Kepatuhan Prokes Kunci Utama Tekan Angka Konfirmasi Harian
Juru Bicara Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan, saat ini kabar baik terus berdatangan dari penanganan Covid-19 di Tanah Air.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Juru Bicara Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan, saat ini kabar baik terus berdatangan dari penanganan Covid-19 di Tanah Air.
Pasalnya, di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta, tingkat keterisian ranjang pasien hanya terhitung sebesar 3,5 persen dari kapasitas yang ada.
Dia menuturkan, tren menurunnya angka bed occupancy rate (BOR) itu pun dialami di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 yang tersebar di berbagai daerah.
Baca Juga: Sepekan Terakhir, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Turun, tapi Diwarnai Tiga Positif Meninggal
Bahkan, dari kolega tenaga kesehatan yang setia bertugas melayani masyarakat menyebutkan di ruang isolasi dan ruang perawatan intensif di rumah sakit mulai kosong dari pasien Covid-19.
"Pagi ini, kita mendapatkan kabar baik dari berbagai rumah sakit rujukan Covid-19 di berbagai daerah. Menurunnya angka konfirmasi harian itu berkat kepatuhan menjalankan prokes (protokol kesehatan) yang menjadi kunci dalam penanganan Covid-19," kata Reisa Broto Asmoro saat konferensi pers virtual, Jumat 1 Oktober 2021.
Menurutnya, penurunan BOR itu berbanding terbalik dengan kepatuhan prokes yang semakin meningkat. Khusus terkait kepatuhan memakai masker, Reisa Broto Asmoro menyebutkan hingga kini angka di atas 90 persen.
Baca Juga: Selama Pandemi Covid-19, Uang elektronik Sangat Membantu UMKM
"Selain itu, kepatuhan masyarakat untuk menjaga jarak dan menjauhi kerumunan pun meningkat. Dari data terakhir, angkanya sebesar 91,32 persen," ucap Reisa Broto Asmoro.
Berdasarkan hal tersebut, dia mengajak masyarakat luas untuk mempertahankan adaptasi kebiaasan baru dan selalu mempraktikkan prokes dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Adaptasi yang dilakukan diharapkan menjadi bagian dalam perilaku interaksi dengan orang lain di masa pandemi ini.
Selain itu, Reisa Broto Asmoro pun mengajak warga untuk selalu mendoakan para pasien Covid-19 agar diberikan kesehatan kembali. Mereka didoakan agar segera bisa kumpul bersama keluarga dan berktivitas kembali. Kini, kata dia, ada sekitar 36 ribu orang pasien Covid-19 yang masih dirawat atau menjalani isolasi.
Baca Juga: Pakar: Jangan Euforia Sebelum Vaksinasi Covid-19 di Atas 70 Persen
"Semua capaian ini berkat kerja keras para tenaga kesehatan dan kerja bakti seluruh komponen bangsa. Ingat, badai pasti berlalu," ujar Reisa Broto Asmoro. (doni ramdhani)
Editor : inilahkoran


