Tragis! Siswi SMA di Blitar Tewas Usai Gantung Diri di Depan Ruangan Kelas
Seorang siswi SMA di Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, berinisial FV nekat bunuh diri di depan ruangan kelas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Seorang siswi SMA di Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, berinisial FV nekat bunuh diri di depan ruangan kelas.
Aksi bunuh diri Siswi SMA di Blitar, itu membuat geger pihak sekolah dan warga sekitar.
Diketahui, siswi SMA di Blitar itu bunuh diru di sela-sela kegiatan rangkaian acara Maulid Nabi yang diselenggarakan pihak sekolah.
Kepala Polsek Srengat AKP Slamet Yusuf mengemukakan kejadian itu diperkirakan jam 12.00 WIB oleh rekannya sesama pelajar.
Mereka kaget menemukan korban sudah meninggal dunia dengan posisi tergantung.
"Diketahui sekitar jam 12.00 WIB oleh rekannya yang selesai kegiatan Maulid Nabi. Itu di lantai dua," katanya di Blitar, Senin.
Ia mengatakan, korban ditemukan di depan ruang kelas X-MIPA-4 SMAN 1 Srengat, Kabupaten Blitar.
Saat itu, memang ada aktivitas sekolah yang masuk. Terdapat perwakilan 10 anak setiap kelas untuk ikut Maulid Nabi Muhammad SAW di aula sekolah.
Baca Juga: Ternyata Begini Kronologis Pencabulan Sopir Taksi Online terhadap Emak-emak di Bogor
Pihaknya juga langsung ke lokasi kejadian begitu ada laporan dari pihak sekolah. Petugas melakukan evakuasi tubuh korban dan dibawa ke rumah sakit untuk keperluan autopsi.
"Dibawa ke rumah sakit untuk keperluan penyidikan lebih lanjut, sehingga petugas dapat gambaran kasus tersebut. Penyebabnya masih dalam penyelidikan. Nanti akan kami tindaklanjuti," kata dia.
Sementara itu Kepala SMAN 1 Srengat, Kabupaten Blitar Sumino berduka dengan kejadian ini. Menurut dia, kejadian ini di luar kuasa dari pihak sekolah, karena ada kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di aula sekolah, sehingga semuanya baik guru dan murid ke lokasi.
Baca Juga: Jalani Ritual Gaib, Dua Warga Garut Meninggal Dunia Usai Santap Daging Domba
"Kami berduka atas musibah ini, kejadian ini di luar kuasa kami, karena hari ini ada kegiatan Maulid Nabi. Terus setiap kelas diminta yang hadir 10, karena situasi pandemi. Kegiatan di aula, sejak jam 07.00 WIB absen dan berkumpul disana, sehingga semua ini (ruang kelas) bersih. Di depan hanya beberapa guru menunggu mubalig," ungkap Sumino.
Ia juga mengatakan, kedatangan pelajar itu juga di luar pantauan sekolah. Dari informasi yang diterimanya, anak tersebut juga tidak ada masalah, seperti sewajarnya siswa yang lain.
Pelajar itu diketahui berinisial FV (15), kelas tujuh, warga Desa Selokajang, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Saat kejadian, ia juga masih mengenakan baju seragam sekolah yakni warna abu-abu.
Baca Juga: Sudah Gaek, Birahi Sopir Taksi Online Ini Masih Meledak-ledak, Perempuan Baya Jadi Korbannya
Saat ini, jenazahnya sudah dibawa ke rumah sakit, sedangkan lokasi kejadian juga dipasang garis polisi untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.***
Editor : inilahkoran


