Jokowi Klaim Indonesia Sudah Balik Modal Pasca Akuisisi Freeport
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkalim telah balik modal pasca mengakuisisi perusahaan tambang raksasa PT Freeport Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung,- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkalim telah balik modal pasca mengakuisisi perusahaan tambang raksasa PT Freeport Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara puncak ulang tahun Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke-7, Rabu, 22 Desember 2021.
Jokowi mengklaim bahwa asil dari akuisisi ini Indonesia sudah balik modal. Kendati menurutnya uang yang digunakan untuk mengakuisisi itu bukan uang APBN maupun BUMN.
Baca Juga: Suguhkan Beragam Konten untuk Kepuasan Pelanggan, IndiHome Gandeng MNC Media
"Karena ini sudah 41 tahun Freeport itu, dan ternyata tidak ada apa-apa, padahal kita beli tidak pakai uang juga, beli Freeport bukan pakai uang APBN bukan, pakai uang BUMN juga enggak," terang Jokowi dikutip dari tayangan kanal YouTube Partai Solidaritas Indonesia, Kamis, 23 Desember 2021.
“Paling kalau mau, dalam 3 tahun sudah balik sekarang. 5 miliar lebih sedikit, US dollar,” imbuhnya.
Jokowi pun menceritakan pengalamannya menerima banyak informasi menakutkan saat hendak mengakuisisi PT Freeport Indonesia.
Baca Juga: Cerita Jokowi Dapat Kabar Menakutkan Saat Hendak Akuisisi Freeport: Papua Akan Lepas
Informasi menakutkan yang diterimanya berupa kabar-kabar terkait akan Papua akan goncang, lepasnya Papua, marahnya Amerika Serikat jika Indonesia mengakuisisi Freeport.
"Dulu waktu kita mau ambil Freeport kembali mayoritas, informasi yang saya terima menakutkan. Nanti Papua goncang, Papua akan lepas," ucap Jokowi.
Jokowi pun menceritakan bahwa Menteri yang mengurusi terkait akuisisi freeport ini sempat maju mundur dalam menanganinya.
Baca Juga: bank bjb dan Perusahaan Umum Pasar Bandung Juara Tandatangani MoU Dorong Transaksi Cashless
"Tiga tahun kerja ini dan menteri maju mundur maju mundur. Maju, saya bilang!," kata Jokowi.***
Editor : inilahkoran


