Menkes Ungkap Alasan Kasus Covid-19 di Indonesia Tak Alami Kenaikan
Menteri Kesehatan Menteri Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan alasan kasus Covid-19 harian di Indonesia tidak mengalami kenaikan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Menteri Kesehatan Menteri Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan alasan kasus Covid-19 harian di Indonesia tidak mengalami kenaikan.
Budi Gunadi Sadikin menjelaskan ada beberapa faktor yang membuat kasus Covid-19 harian di Indonesia tidak bertambah, salah satunya dari adanya jurnal terbaru tentang super immunity.
"Orang kan tanya ini kenapa Indonesia sama India gak naek-naek lagi (kasusnya), kan rata udah lama nih. Ada yang namanya super immunity, jadi imunitas yang paling bagus adalah kombinasi imunitas karunia illahi dan imunitas yang diberikan makhluk di bumi," ujar Budi dikutip Inilah Koran dari YouTube Deddy Corbuzier, Selasa 28 Desember 2021.
Baca Juga: Bejat! Ternyata Guru Cabul Herry Wirawan Juga Tega Gagahi Kerabatnya Sendiri
Budi mengatakan bahwa seseorang dengan imunitas kombinasi tersebut dapat lebih lama tahan dari berbagai banyak varian Covid-19.
"Jadi imunitas kombinasi antara infeksi dan vaksinasi. Orang yang terkena kaya mas Deddy nih, keluar antibodinya abis itu divaksin itu tinggi sekali dan paling tahan lama, dan paling bisa menangkal banyak varian," ucapnya.
Selain itu, Budi menuturkan skema vaksinasi yang dilakukan oleh Indonesia dinilai tepat sehingga kasus Covid-19 harian tidak mengalami kenaikan yang signifikan.
Baca Juga: Tayang di Tengah Pandemi, Spider-Man: No Way Home Jadi Film Paling Laris 2021
"Ini Indonesia sama India ada unsur rezekinya, kita kan kasusnya tinggi dulu di bulan Juli, begitu turun vaksinasi kita baru digenjot bulan Agustus-September," kata Budi.
Budi pun menyinggung kasus Covid-19 di Israel yang terus mengalami kenaikan. Menurutnya, hal itu dikarenakan Israel menerima vaksinasi terlalu cepat.
Baca Juga: Fakta-fakta Keindahan Cappadocia, Kota Impian Kinan dalam Serial Layangan Putus
"Kenapa Israel naek? Israel terlalu cepet vaksinasinya. Belum ada orang kena udah divaksin. Kalo kita liat, Indonesia agak unik. India juga, Omicron kan lebih cepet masuk ke India daripada Indonesia. Sampe sekarang india naek tp gak tinggi," tutur Budi.***
Editor : inilahkoran


