Jasa Raharja Akan Beri Santunan untuk Korban Kecelakaan Maut di Muara Rapak Balikpapan
Jasa Raharja akan memberikan santunan untuk korban kecelakaan maut di simpang lampu merah Muara Rapak, Balikpapan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Jasa Raharja akan memberikan santunan untuk korban kecelakaan maut di simpang lampu merah Muara Rapak, Balikpapan.
Dirut PT Jasa Raharja, Rivan A Purwantono mengatakan pihaknya siap menjamin seluruh korban yang meninggal dunia dan luka-luka.
Rivan menyampaikan, santunan yang diberikan termasuk biaya perawatan rumah sakit bagi seluruh korban kecelakaan.
Baca Juga: Sosok Ini Kejutkan Netizen di Video Klip Remake 'Menghapus Jejakmu'
“Petugas Jasa Raharja sudah meninjau lokasi kecelakaan dan juga mengunjungi Rumah Sakit untuk mendata warga yang meninggal dunia dan yang tengah dalam perawatan," ujarnya dalam siaran pers, Sabtu 22 Januari 2022.
Lebih jauh, dirinya mengatakan, seluruh warga yang mengalami kecelakaan tersebut terjamin oleh Jasa Raharja sesuai dengan Undang-Undang No 34 Tahun 1964.
"Tak perlu khawatir terkait biaya perawatan rumah sakit, karena Jasa Raharja sudah memberikan surat garansi kepada rumah sakit agar dapat merawat warga yang mengalami kecelakaan tersebut dengan baik,“ ucapnya.
Baca Juga: Waspada Hujan Disertai Petir Diprakirakan Terjadi di Bandung Hari Ini 22 Januari 2022
Berdasarkan Undang-Undang, Jasa Raharja memberikan santunan kecelakaan kepada setiap orang yang meninggal dunia/cacat tetap akibat kecelakaan yang disebabkan oleh alat angkutan lalu lintas jalan baik di darat, laut maupun udara.
“Hal ini merupakan bentuk implementasi Program Perlindungan Dasar Pemerintah terhadap warga negara yang mengalami kecelakaan,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, truk tronton menabrak belasan kendaraan saat berhenti di lampu merah Muara Rapak, Balikpapan pada Jumat 21 Januari 2022 sekira pukul 06.15 WITA.
Baca Juga: Buya Yahya: Allah Menciptakan Pekerjaan Buruk Sekaligus Hikmahnya, Begini Penjelasannya!
Kecelakaan tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.***
Editor : inilahkoran


