Abdul Gafur Mas'ud Jadi Tersangka, KPK Panggil Politikus Demokrat Andi Arief untuk Diperiksa
Politikus Partai Demokrat, Andi Arief kabarnya bakal diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Abdul Gafur Mas'ud Jadi Tersangka
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Politikus Partai Demokrat, Andi Arief kabarnya bakal diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Andi Arief akan dipanggil sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta perizinan, yang menjerat Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas'ud (AGM).
Pemanggilan tersebut telah dijadwalkan pada Senin, 28 Maret 2021 hari ini. Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri. Dia Ali Fikri menyebut Andi Arief bakal digali keterangannya.
Baca Juga: Ini Dia Penyebab Berkurangnya Stok Minyak Goreng di Kabupaten Bogor Jelang Ramadan
"(Diperiksa) terkait tindak pidana korupsi kegiatan pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur 2021-2022," ungkap Ali Fikri dikutip dari PMJ News, Senin, 28 Maret 2021.
Ali menambahkan, pemeriksaan Andi Arief dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Namun, dia belum memerinci perihal Andi Arief sudah tiba atau belum.
Diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud sebagai tersangka.
Baca Juga: 99 Seniman Alumni IKIP Ramaikan Pameran Bandung Lautan Art Dipamerkan di GPK
Abdul Gafur Mas'ud terjerat kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara.
Selain Abdul Gafur, Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan Nur Afifah Balqis (NAB) dan Plt Sekda Kabupaten Penajam Paser Utara Mulyadi (MI) juga telah ditetapkan jadi tersangka.
Kemudian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara Edi Hasmoro (EH), Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara Jusman (JM), dan pihak swasta Achmad Zuhdi (AZ) alias Yudi.***
Editor : inilahkoran


