Netizen Terus Bertanya Kapan Hamil dan Dirumorkan Keguguran, Kakak J-Hope BTS: Aku jadi Stres karena Tekanan

Kaka perempuan J-Hope BTS, Jiwoo curhat merasa terganggu dan stres dengan pertanyaan kapan hamil.

Netizen Terus Bertanya Kapan Hamil dan Dirumorkan Keguguran, Kakak J-Hope BTS: Aku jadi Stres karena Tekanan
J-Hope BTS dan kakak perempuannya Jiwoo.

INILAHKORAN, Bandung - J-Hope BTS memiliki seorang Kakak perempuan bernama Jiwoo yang juga dikenal sebagai influencer.

Kakak J-Hope BTS ini juga telah lama menikah dan tengah memperjuangkan proses untuk segera memiliki momongan.

Jiwoo, saudara perempuan J-Hope BTS, telah secara terbuka menanggapi gelombang komentar sensitif yang mempertanyakan apakah dia Hamil, memperjelas bahwa spekulasi Pribadi seperti itu tidak diinginkan dan berbahaya.

Kejadian bermula ketika seorang netizen meninggalkan komentar, "Kamu tidak Hamil? Atau kamu Keguguran? Perutmu tidak terasa, kamu pakai baju ketat dan berolahraga." 

Jiwoo, yang jelas terguncang oleh pesan Pribadi tersebut, mengunggah balasan yang jujur dan tulus.

"Kami sedang berusaha untuk punya bayi, tapi belum ada yang bisa dibagikan... Sejujurnya, aku terkejut seseorang yang bahkan tidak kukenal bisa menanyakan Pertanyaan yang begitu Pribadi dan tidak pantas tentang kehidupan Pribadi kami," tulis Kakak perempuan J-Hope BTS itu.

"Kapan aku pernah bilang 'Aku Hamil'? Aku tidak bilang apa-apa, tapi orang-orang di sini mengarang cerita seolah-olah itu fakta yang sudah dikonfirmasi," jelas Jiwoo.

Jiwoo kemudian menanggapi spekulasi yang merugikan, termasuk rumor tidak berdasar bahwa dia mengalami Keguguran atau terlihat minum dan meminta orang-orang untuk menghormati privasi dan batasan emosionalnya.

Ini bukan pertama kalinya Jiwoo menghadapi Pertanyaan yang tidak pantas tentang kehamilan. Dalam postingan sebelumnya, dia berbagi:

"Aku akan jadi orang pertama yang memberi tahu kalian kalau suatu hari nanti aku menerima kabar baik. Aku tidak mau menerima Pertanyaan seperti ini, kumohon...

Aku sudah mempersiapkannya dengan keras, tapi ternyata tidak berjalan sesuai rencana, jadi aku merasa bersalah dan sempat merasa berat," jelas Jiwoo.

Jiwoo juga menjelaskan dampak emosional yang ditimbulkan oleh Pertanyaan-Pertanyaan yang berulang ini terhadap dirinya dan keluarganya:

"Kalian mungkin bertanya-tanya kenapa aku begitu sensitif soal ini, tapi setiap kali mendengar Pertanyaan seperti ini, aku jadi stres karena tekanan… Aku harap semua orang bisa mengerti situasiku," tuturnya.

Menyusul pernyataannya, banyak netizen menyatakan dukungannya, mengecam kekejaman dan ketidakpekaan orang asing yang berspekulasi tentang masalah yang sangat Pribadi.

Karena figur publik sering mendapat sorotan tajam, permohonan Jiwoo menjadi pengingat kuat mengenai pentingnya empati dan batasan, khususnya pada topik sensitif seperti kehamilan dan kesuburan.***


Editor : Irma Nurfajri