NewJeans Kembali Terlibat Kontroversi Plagiarisme Koreografi dengan Beberapa Girl Grup Ini

NewJeans dituduh plagiarisme, meniru beberapa koreografi girl grup lain termasu LE SSERAFIM.

NewJeans Kembali Terlibat Kontroversi Plagiarisme Koreografi dengan Beberapa Girl Grup Ini
Girl grup NewJeans.

INILAHKORAN, Bandung - Biasanya ILLIT yang dituduh melakukan plagiarisme terhadap NewJeans, kini giliran NewJeans yang terlibat kontroversi serupa.

NewJeans sekali lagi menjadi pusat kontroversi, karena tuduhan plagiarisme baru muncul secara online yang menyatakan bahwa grup tersebut menjiplak koreografi dari beberapa girl grup lain, termasuk LE SSERAFIM, Weeekly, dan GFRIEND.

Tuduhan tersebut semakin menguat setelah sebuah kompilasi video menjadi viral di media sosial dan komunitas daring. 

Klip tersebut menyoroti beberapa momen di mana koreografi NewJeans tampak sangat mirip dengan rutinitas yang sebelumnya dilakukan oleh Weeekly, GFRIEND, dan LE SSERAFIM, beberapa di antaranya dirilis beberapa tahun atau bulan sebelumnya.

Salah satu unggahan yang sangat provokatif mempertanyakan penampilan grup tersebut baru-baru ini di audit Majelis Nasional, dengan nada sarkastik bertanya:

“Mengapa NewJeans pergi ke audit Majelis Nasional? Bukankah seharusnya Weekly yang hadir ?” 

Komentar tersebut memicu perdebatan lebih lanjut dan membantu unggahan tersebut menyebar dengan cepat.

Saat video tersebut beredar, netizen terpecah belah. Sebagian menuduh NewJeans secara terang-terangan menjiplak artis lain, sementara yang lain berpendapat bahwa tumpang tindih koreografi tidak dapat dihindari di industri K-Pop.

Diskusi tersebut juga kembali memicu perbandingan dengan ILLIT, sebuah grup yang sebelumnya menghadapi kritik keras karena diduga menjiplak NewJeans.

Komentar yang disertakan: "Semakin kita telusuri NewJeans, semakin banyak hal yang mereka tiru, sungguh banyak sekali."

"Ini benar-benar sama persis," "Ini sangat buruk," "Inilah mengapa saya tidak pernah mengerti semua kebencian yang diterima ILLIT. koreografi dibuat oleh manusia, dan hanya ada sejumlah gerakan yang mungkin."

"Tumpang tindih tak terhindarkan pada titik ini, tetapi penggemar NewJeans selalu bertindak seolah-olah kasus mereka berbeda."

"Produser NewJeans tidak tahu malu," "Ini terasa seperti tindakan jahat," kata netizen yang lainnya.

Namun, ada juga yang menolak pendapat tersebut, dengan mencatat bahwa koreografi K-pop seringkali bergantung pada kosakata gerakan yang sama, sehingga kemiripan tidak dapat dihindari, terutama dalam industri yang menghasilkan ratusan pertunjukan setiap tahunnya.

Kontroversi tersebut untuk saat ini masih terbatas pada diskusi daring, tanpa tanggapan resmi dari NewJeans atau agensi mereka. 

Namun, tuduhan tersebut telah menambah sorotan yang semakin meningkat terhadap grup tersebut di tengah perdebatan industri yang sedang berlangsung tentang orisinalitas, inspirasi, dan standar ganda dalam kritik K-pop.

Seiring diskusi terus menyebar di berbagai platform seperti theqoo dan media sosial, opini tetap terpolarisasi, menyoroti betapa cepatnya kemiripan koreografi dapat meningkat menjadi perdebatan plagiarisme yang sesungguhnya dalam budaya penggemar yang sangat waspada saat ini.***


Editor : Irma Nurfajri