Nonton Sepak Bola, Delapan Suporter Tersambar Petir, Satu Meninggal

Delapan orang penonton turnamen sepak bola di Lapangan Walet Kampung Bubulak, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat tersambar petir Sabtu (17/11/2018) sore.

Nonton Sepak Bola, Delapan Suporter Tersambar Petir, Satu Meninggal

INILAH, Bogor - Delapan orang penonton turnamen sepak bola di Lapangan Walet Kampung Bubulak, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat tersambar petir Sabtu (17/11/2018) sore.

Kejadian ini membuat satu orang meninggal dunia,  dua orang dilarikan ke klinik terdekat sementara sisanya luka ringan.

Satu orang meninggal diketahui bernama Ukar (55), koban meninggal ditempat kejadian sudah dibawa ke rumah duka. Korban lainnya Alpian (28) dan Aseh (30) luka berat dibawa ke klinik muhammadiah Bubulak.

Sementara lima orang lainnya Umar (64), Yati (55), Inom (68), Rendi (24) dan Kiki Ramadan memgalami luka ringan dan mendapatkan perawatan medis dari para penonton lain. Semua korban merupakan warga RW04, Kelurahan Bubulak.

Anggota Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor,  Achmad Maulana menjelaskan kronologi delapan orang yang tersambar petir bermula ketika para korban menonton pertandingan sepak bola di lapangan Walet, pertandingan sempat dihentikan lantaran hujan dan petir selama 10 menit.

"Beberapa menit kemudian atas kesepakatan kedua team pertandingan akan dilanjutkan walau dalam keadaan hujan," ungkap  Ahmad kepada INILAH pada Sabtu (17/11/2018) malam.

Ahmad melanjutkan, tak lama dimulai pertandingan dari salah satu tim tuan rumah PS Walet menolak untuk melanjutkan pertandingan, tetapi wasit tetap melanjutkan pertandingan meski hujan deras disertai petir.

"Baru dua menit pertandingan dimulai petir menyambar pohon di ujung lapangan. Disinyalir penonton ada yang menggunakan handphone disana," terangnya.

Ia menjelaskan, akibat sambaran petir delapan orang terkapar, lima orang mengalami luka ringan saja. Korban meninggal atas nama Ukar (55), korban sempat dilarikan ke RSUD Kota Bogor namum nyawanya tidak tertolong.

"Korban meninggal sudah dibawa ke rumah duka, korban luka berat dirawat dan yang luka ringan sudah membaik," pungkasnya.


Editor : inilahkoran