Nurhayanti Wujudkan Mimpi Jual Beras Merk Kabupaten Bogor

Jelang akhir masa jabatan, Bupati Bogor Nurhayanti mewujudkan cita-cita (mimpinya) yaitu berupa peluncuran Toko Tani Indonesia (TTI) dan menggalakkan  pembentukan lahan percontohan  Kawas

Nurhayanti Wujudkan Mimpi Jual Beras Merk Kabupaten Bogor

 

INILAH, Bogor  - Jelang akhir masa jabatan, Bupati Bogor Nurhayanti mewujudkan cita-cita (mimpinya) yaitu berupa peluncuran Toko Tani Indonesia (TTI) dan menggalakkan  pembentukan lahan percontohan  Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di 40 kecamatan.
"TTI (outlet produk pertanian di Kabupaten Bogor) ini cita-cita saya dan tujuannya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya kaum petani di desa-desa," ujar Nurhayanti kepada wartawan, Jumat (21/12).

Mantan Birokrat yang 30 tahun mengabdi di Bumi Tegar Beriman  ini mengharapkan produk-produk pertanian yang dijual di TTI merupakan produk pertanian unggulan di setiap kecamatan.

"Setiap kecamatan punya produk tani unggulan dan khusus beras kalau Cianjur bisa membranding beras Cianjur hari ini kami meluncurkan beras bermerk Kabupaten Bogor," harapnya.

Nurhayanti menjelaskan kerja-kerja yang dilakukan oleh dirinya dan jajaran akan dilanjutkan oleh Bupati-Wakil Bupati Bogor berikutnya Ade Yasin-Iwan Setiawan dengan program kerjanya Panca Karsa.

"Program kerja itu kepala daerah berkesinambungan karena tujuan akhirnya sama yaitu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) setiap tahunnya, cuma programnya saja yang sedikit berbeda," jelas Nurhayanti.

Dia menambahkan untuk tahun 2019, Pemkab Bogor sudah menganggarkan Rp 50 juta kepada 40 Pemerintah Kecamatan (Pemcam) untuk membuat lahan KRPL.

"Di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kami sudah menploting anggaran sebesar Rp50 juta untuk membuat lahan KRPL di lahan milik pemerintah daerah yang ada di wilayahnya," tambahnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Soetrisno menjelaskan dengan adanya TTI maka kesejahteraan petani di Bumi Tegar Beriman bisa meningkat dan selain itu para PNS di Pemkab Bogor bisa membeli beras, telur, daging ayam m, sayuran dan lainnya dengan harga lebih murah.

"Karena produk yang dijual di TTI langsung dari petani dan peternak maka para PNS dan masyarakat sekitar bisa membelinya dengan harga lebih murah dari harga pangan tersebut di pasar tradisional, langkah DKP ini juga bagian dari membantu menciptakan pasar baru hingg petani semangat dalam bertani," jelas Soetrisno.

Terkait KRPL yang ada di halaman Kantor DKP, Ia mempersilahkan ibu-ibu PKK, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan masyarakat untuk belajar bagaimana membangun dan merawat KRPL.

"Siapapun yang mau belajar membangun dan merawat KRPL silahkan datang ke kantor kami, DKP sudah mensiagakan penyuluh pertanian untuk memberikan pelatihan," pungkasnya.

 


Editor : inilahkoran