Oknum Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Ikut Cawe-cawe Proyek Pokir?
Beberapa oknum anggota DPRD Kabupaten Cirebon tercium bermain proyek pokir. Praktik itu diduga sudah terjadi sejak tiga tahun lalu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon – Beberapa oknum anggota dprd kabupaten cirebon tercium bermain proyek pokir. Praktik itu diduga sudah terjadi sejak tiga tahun lalu.
Isu tentang beberapa oknum anggota DPRD Kabupaten Cirebon bermain proyek pokir sudah bergulir cukup lama. Bahkan sudah bukan lagi jadi rahasia umum.
Para oknum anggota DPRD Kabupaten Cirebon itu tidak secara terang-terangan mengerjakan proyek pokir. Mereka diduga sengaja mengatur beberapa kegiatan proyek pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD pada setiap SKPB di Kabupaten Cirebon.
Pegiat antikorupsi Kabupaten Cirebon, Ade Riyaman, menyebutkan sebetulnya persoalan tersebut sudah diingatkan pada awal tahun pertama mereka menjabat anggota dewan.
Menurutnya, pada sekitar tahun 2020, dirinya mencoba melakukan koordinasi kepada beberapa anggota dewan yang disinyalir mulai bermain proyek Pokir. Namun, peringatan tersebut tidak pernah digubris.
“Sampai tiga tahun ini saya selalu memberikan warning supaya oknum-oknum anggota dewan yang bermain proyek pokir, untuk berhenti,” katanya.
Selain menyalahi aturan, menurut Ade, di luar Kabupaten Cirebon, persoalan ini sudah menjadi konsumsi publik.
Harusnya, tugas anggota dewan itu menjadi kontrol bagi setiap kegiatan proyek. Namun anehnya, oknum-oknum ini justru menjadi pemain sekaligus menjadi wasit di lapangan.
Artinya, dengan ikut bermainnya mereka mengelola proyek Pokir, akan menjadi persoalan hukum dikemudian hari.
“Sudah jelas, di setiap dinas, nama-nama mereka tercantum mendapatkan proyek pokir,” tambahnya.
Padahal, tambah Ade, semua anggota dewan memang punya hak untuk proyek pokir. Tapi di perjalanannya justru oknum-oknum ini mengelola dan memakai tangan orang lain dalam pelaksanaannya. (maman suharman)
Editor : Zulfirman

