Operasi Patuh Lodaya Polres Tasikmalaya, Sopir Truk Kelebihan Muatan Jadi Sorotan
Penertiban lalu lintas dalam Operasi Patuh Lodaya 2026 di kawasan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya tak hanya menyasar pelanggaran pengendara sepeda motor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Penertiban lalu lintas dalam Operasi Patuh Lodaya 2026 di kawasan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya tak hanya menyasar pelanggaran pengendara sepeda motor.
Petugas Satlantas Polres Tasikmalaya juga menyoroti kebiasaan pengemudi angkutan yang berpotensi membahayakan keselamatan di jalan raya, mulai dari merokok saat berkendara hingga membawa muatan berlebih.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengedepankan edukasi dan pendekatan persuasif kepada pengguna jalan. Sejumlah pelanggaran yang menjadi perhatian di antaranya melawan arus, tidak mengenakan helm, tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), serta memarkirkan kendaraan di bahu jalan.
Pengemudi angkutan barang juga menjadi sasaran pembinaan, terutama mereka yang kedapatan merokok saat mengemudi maupun mengangkut barang melebihi kapasitas kendaraan atau overload.
Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Tasikmalaya Ipda Dian Mardiana mengatakan, penindakan dilakukan dengan mempertimbangkan jenis pelanggaran dan respons pengendara terhadap teguran petugas.
”Hari ini kita menggelar Operasi Patuh Lodaya 2026 di Polres Tasikmalaya,” kata Dian, Rabu (28/10/2026).
Dia menjelaskan, pelanggaran yang menjadi prioritas meliputi pengendara yang melawan arus, tidak menggunakan helm, tidak memasang TNKB, hingga kendaraan yang berhenti di bahu jalan.
Menurut Dian, petugas juga menemukan truk pengangkut kayu yang membawa muatan melebihi kapasitas. Terhadap pelanggaran tersebut, polisi terlebih dahulu memberikan pemahaman mengenai risiko yang dapat ditimbulkan.
”Di samping pelanggaran prioritas, kami juga menemukan pelanggaran lain seperti truk kayu dengan kelebihan muatan,” ujarnya.
Dian menegaskan, tilang manual tetap dapat diberlakukan apabila pelanggar tidak mengindahkan teguran dan edukasi yang telah diberikan berulang kali. Meski demikian, penindakan melalui sistem elektronik tetap menjadi metode yang lebih diutamakan.
”Untuk saat ini kita lakukan edukasi dulu. Setelah diingatkan berkali-kali tetapi tetap melanggar, baru kita beri tindakan tilang manual. Pada dasarnya yang diperbanyak adalah tilang elektronik,” jelasnya.
Selain kelebihan muatan, kebiasaan merokok saat mengemudi turut menjadi perhatian petugas. Abu rokok yang beterbangan berpotensi mengganggu konsentrasi dan pandangan pengguna jalan lain, khususnya pengendara yang berada di belakang kendaraan.
Dian juga menyayangkan masih adanya pengendara yang memilih berputar arah untuk menghindari pemeriksaan karena tidak membawa dokumen kendaraan atau tidak mengenakan helm. Padahal, operasi tersebut bertujuan meningkatkan kepatuhan sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas.
Tak hanya melakukan penertiban, Satlantas Polres Tasikmalaya turut menggandeng Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) untuk memberikan pemeriksaan kesehatan gratis di lokasi operasi.
Layanan tersebut menyasar pengemudi angkutan barang maupun penumpang yang melintasi jalur utama Singaparna. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya mengingatkan pengemudi agar memperhatikan kondisi fisik sebelum dan selama perjalanan.
Salah seorang pengemudi truk boks pengangkut kerupuk asal Garut yang hendak menuju Tasikmalaya, Hasan (55), mengikuti edukasi sekaligus menjalani pemeriksaan fisik ringan oleh tim medis.
Hasan mengaku merokok ketika mengemudi karena merasa mengantuk di perjalanan. Setelah mendapat penjelasan dari petugas, ia menyadari kebiasaan tersebut dapat membahayakan keselamatan.
”Tadi merokok karena ngantuk di jalan. Tapi edukasi dari petugas ini sangat bagus untuk keselamatan di jalan raya,” ungkapnya.
”Sekarang saya sadar dan tidak akan merokok lagi saat mengendarai kendaraan,” tambah Hasan.
Melalui Operasi Patuh Lodaya 2026, kepolisian berharap kesadaran pengguna jalan tidak hanya terbentuk karena adanya pemeriksaan dan penindakan, tetapi juga tumbuh dari pemahaman bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bagian penting dari keselamatan bersama.
Editor : Doni Ramdhani
