Pabrik di Jabar Pajak Lari ke Jakarta, Daddy Rohanady Harap Legislator Senayan Bantu Perjuangkan

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady mengatakan, sejatinya pendapatan asli daerah (PAD) Jabar dapat tembus hingga Rp60 triliun tiap tahunnya, andai regulasi yang dibuat pemerintah pusat berpihak.

Pabrik di Jabar Pajak Lari ke Jakarta, Daddy Rohanady Harap Legislator Senayan Bantu Perjuangkan
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady

INILAHKORAN, Bandung - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady mengatakan, sejatinya pendapatan asli daerah (PAD) Jabar dapat tembus hingga Rp60 triliun tiap tahunnya, andai regulasi yang dibuat pemerintah pusat berpihak.

Saat ini kata Daddy, ratusan pabrik ada di Jawa Barat. Namun Pemprov Jabar sama sekali tidak kecipratan pemasukan dari pajak, karena perusahaan dari pabrik tersebut berdomisili di Jakarta.

Sehingga uang pajak perusahaan tersebut, contohnya PPH 21 dan PPH 25 Badan, masuk ke Pemprov DKI Jakarta. Lantaran dalam regulasi, mengikuti domisili perusahaan.

Sebab itu Daddy berharap, legislator asal Jawa Barat yang berada di Senayan agar dapat membantu memperjuangkan, mengubah regulasi. Supaya Pemprov Jabar kebagian, sehingga APBD lebih banyak dan program-program yang telah disusun dapat terakselerasi lebih cepat.

"Kalau kebijakan bergeser, saya yakin Jabar bisa sampai Rp60 triliun APBD-nya. Maka kami harap regulasi berubah. Kawan-kawan di Senayan, PR-nya," ujar Daddy di Kantor DPRD Jabar baru-baru ini.

Mengingat diakui Daddy, turunnya PAD Jabar akan sangat memengaruhi kelancaran program pembangunan yang telah direncanakan.

Lantaran, alokasi anggaran untuk program otomatis berkurang karena turunnya pendapatan di Jabar. Maka dari itu, semua upaya harus dilakukan, termasuk mengintip celah dari pajak perusahaan tersebut.

Itu jadi catatan. Ketika 2023 tidak tercapai 100 persen di pendapatan, 2024 kita harap ada perbaikan," ucapnya. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti