Butuh Dana Rp5,6 Triliun Wujudkan Jalan Mulus di Jabar Tahun Ini
Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jabar membutuhkan dana Rp5,6 triliun untuk mencapai target kemantapan jalan provinsi. Sementara anggaran yang tersedia Rp3,187 triliun. Target jalan mulus pada 2026 terancam gagal.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Target Pemprov Jabar memastikan 97,5 persen jalan provinsi dalam kondisi mantap pada 2026 terancam gagal.
Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jabar menilai anggaran Rp3,187 triliun yang dialokasikan untuk pemeliharaan dan perbaikan jalan tidak cukup.
Kondisi itu disampaikan anggota Komisi IV DPRD Jabar, Daddy Rohanady. Dalam pembahasan anggaran, kata dia, Kepala DBMPR Jabar Agung Wahyudi menyampaikan keberatan dengan alokasi dana yang tersedia. Target kemantapan jalan dinilai terlalu berat untuk direalisasikan.
Menurut Daddy, DBMPR membutuhkan dana Rp5,6 triliun untuk mencapai target kemantapan jalan provinsi. Sementara anggaran yang tersedia Rp3,187 triliun.
Kekurangan ini disebabkan keterbatasan fiskal daerah, termasuk pajak yang tidak tercapai dan dana transfer pusat sebesar Rp2,458 triliun yang belum diterima.
Daddy menyebut DBMPR akhirnya mengusulkan penurunan target kemantapan jalan menjadi 90 persen. DPRD menilai selisih target cukup besar dan berpotensi memengaruhi kualitas layanan infrastruktur jalan.
“Kami memahami keterbatasan anggaran, tetapi kami berharap target tidak diturunkan terlalu jauh. Minimal 95 persen masih bisa diterima,” kata Daddy Rohanady.
DBMPR Jabar kini harus menyesuaikan perencanaan proyek jalan dengan dana yang tersedia, sementara masyarakat dan sektor logistik menunggu perbaikan jalan untuk menunjang mobilitas dan distribusi barang. ***
Editor : Gin gin T Ginulur

