Panduan Lengkap Puasa 10 Rajab: Keutamaan, Niat, Tata Cara, dan Doa untuk Menggapai Berkah
Rajab, salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam, memiliki banyak keutamaan dan amalan istimewa. Salah satu ibadah yang dianjurkan pada bulan ini adalah puasa sunnah, khususnya pada tanggal 10 Rajab.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Bandung – Rajab, salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam, memiliki banyak keutamaan dan amalan istimewa.
Salah satu ibadah yang dianjurkan pada bulan ini adalah Puasa sunnah, khususnya pada tanggal 10 Rajab.
Dalam sejarah Islam, Rajab dikenal sebagai bulan haram (bulan suci), di mana umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan, termasuk berpuasa.
Puasa 10 Rajab adalah kesempatan berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, dan meraih keberkahan.
Artikel ini akan mengulas secara lengkap panduan pelaksanaan Puasa 10 Rajab, mulai dari Niat, tata cara, hingga keutamaan yang dapat diraih.
Niat adalah langkah awal yang harus dilakukan sebelum melaksanakan ibadah, termasuk Puasa. Niat Puasa 10 Rajab diucapkan di dalam hati atau dilafalkan sebelum waktu Subuh. Berikut adalah lafaz Niat Puasa 10 Rajab:
Niat dalam Bahasa Arab:
“Nawaitu shauma ghodin fi yaumi ‘asyri min rajaba sunnatan lillahi ta’ala.”
Artinya:
“Aku berniat Puasa sunnah pada hari ke-10 di bulan Rajab karena Allah Ta’ala.”
Niat ini dapat diucapkan malam sebelum berpuasa atau saat sahur, asalkan belum masuk waktu Subuh.
Tata cara Puasa 10 Rajab pada dasarnya sama dengan Puasa lainnya dalam Islam. Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Menentukan Niat
Ucapkan Niat Puasa sunnah 10 Rajab sebelum waktu Subuh. Niat ini menunjukkan kesungguhan hati untuk melaksanakan ibadah.
- Makan Sahur
Disunnahkan untuk makan sahur sebelum memulai Puasa. Rasulullah SAW bersabda:
“Makan sahurlah, karena dalam sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari & Muslim)
- Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan Puasa
Mulai dari waktu Subuh hingga Maghrib, seorang muslim harus menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan Puasa, seperti berkata buruk atau melakukan perbuatan dosa.
- Berbuka Puasa
Saat waktu Maghrib tiba, berbukalah dengan makanan atau minuman yang halal. Rasulullah SAW menganjurkan untuk berbuka dengan kurma atau air putih.
- Berdoa Saat Berbuka
Doa berbuka Puasa juga dianjurkan, seperti yang diajarkan Rasulullah SAW:
“Allahumma inni laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu.”
Artinya: “Ya Allah, aku berpuasa karena-Mu, aku beriman kepada-Mu, dan aku berbuka dengan rezeki-Mu.”
Doa-Doa yang Dianjurkan pada Hari 10 Rajab
Selain Puasa, tanggal 10 Rajab juga menjadi waktu yang baik untuk memperbanyak Doa dan memohon ampunan. Beberapa Doa yang dianjurkan antara lain:
- Doa Memohon Ampunan:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
- Doa Memohon Kesejahteraan Dunia dan Akhirat:
“Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzabannar.”
Artinya: “Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta peliharalah kami dari siksa neraka.”
***
Editor : Yosep Saepul Ramadan


