Parfum Beralkohol di Baju, Sahkah Shalatnya? Buya Yahya Beri Jawaban Tegas!
Menurut Buya Yahya, dalam mazhab Syafii, alkohol termasuk najis. Hal ini berarti, jika parfum yang disemprotkan mengandung alkohol dan mengenai baju, maka baju tersebut tidak boleh dipakai untuk shalat sebelum dibersihkan terlebih dahulu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Pernahkah kamu ragu saat hendak shalat karena bajumu terkena parfum beralkohol?
Tenang, Buya Yahya, pendakwah kondang Indonesia, memberikan penjelasannya yang tegas. Menurut Buya Yahya, dalam mazhab Syafii, alkohol termasuk najis.
Hal ini berarti, jika parfum yang disemprotkan mengandung alkohol dan mengenai baju, maka baju tersebut tidak boleh dipakai untuk shalat sebelum dibersihkan terlebih dahulu.
"Jika cairan khamr mengenai pakaian dan digunakan untuk shalat, maka tidak sah karena sudah terkena najis," terang Buya Yahya, dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.
Lebih lanjut, Buya Yahya menjelaskan bahwa hukum ini berdasarkan pemahaman bahwa alkohol berasal dari sari pati khamr yang haram diminum.
Oleh karena itu, segala sesuatu yang bersentuhan dengan khamr, termasuk alkohol, dianggap najis.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan

