Pasar Cihaurgeulis Rampung, Pemkot Bandung Tolak Pihak Ketiga untuk Pengelolaan

Pemkot Bandung menegaskan penolakannya terhadap keterlibatan pihak ketiga dalam pengelolaan Pasar Cihaurgeulis yang baru saja selesai direvitalisasi.

Pasar Cihaurgeulis Rampung, Pemkot Bandung Tolak Pihak Ketiga untuk Pengelolaan
Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengatakan, langkah tersebut diambil untuk melindungi para pedagang Pasar Cihaurgeulis dari potensi kenaikan biaya sewa yang dinilai bisa memberatkan mereka. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Pemkot Bandung menegaskan penolakannya terhadap keterlibatan pihak ketiga dalam pengelolaan Pasar Cihaurgeulis yang baru saja selesai direvitalisasi.

Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengatakan, langkah tersebut diambil untuk melindungi para pedagang Pasar Cihaurgeulis dari potensi kenaikan biaya sewa yang dinilai bisa memberatkan mereka.

Erwin menjelaskan, pengelolaan Pasar Cihaurgeulis akan tetap dilakukan langsung Perumda Pasar Juara agar harga kios tetap terjangkau dan pedagang lama tidak kehilangan tempat berjualan.

“Saya minta Perumda Pasar Juara langsung yang kelola Pasar Cihaurgeulis. Kalau diserahkan ke pihak ketiga, harga sewa bisa melonjak dan ini jelas membebani pedagang,” kata Erwin pada Sabtu 27 Juni 2025.

Menurutnya, prioritas utama saat ini yakni memastikan pedagang lama bisa kembali berjualan di gedung baru dengan harga sewa yang wajar. Untuk itu, ia juga meminta agar penempatan kios diutamakan bagi pedagang lama. Terutama di lantai dasar dan lantai satu.

“Jangan sampai pedagang lama tersingkir oleh pendatang baru. Mereka yang sudah bertahun-tahun berjualan di sini harus diprioritaskan,” ucapnya.

Selain soal pengelolaan, Erwin juga menyoroti pentingnya penataan lingkungan sekitar pasar. Termasuk penyediaan lahan parkir. Ia berharap, lahan yang telah dibersihkan beberapa hari sebelumnya bisa segera difungsikan sebagai area parkir yang dikelola secara profesional dan melibatkan warga sekitar.

"Secara umum kondisi gedung baru sudah layak digunakan, meskipun ada beberapa bagian yang masih perlu perbaikan. Kami memperkirakan sekitar 200 pedagang sudah bisa mulai direlokasi ke lantai dasar dan satu dalam waktu dekat," ujar dia. 


Editor : Doni Ramdhani