Pasar Sandang Tegal Gubug Cirebon Diburu Warga Berbelanja Baju Lebaran

Aktivitas jual beli di Pasar Sandang Tegal Gubug Kabupaten Cirebon, mulai menunjukkan peningkatan signifikan menjelang Hari Raya Idulfitri. 

Pasar Sandang Tegal Gubug Cirebon Diburu Warga Berbelanja Baju Lebaran
Sejak pagi hari, kawasan pasar sudah dipenuhi pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Tidak hanya warga Cirebon, sejumlah pembeli juga terlihat datang dari luar kota seperti Brebes, Jawa Tengah, Majalengka, hingga Indramayu berbondong-bondong ke Pasar Sandang Tegal Gubug. (maman suharman)

INILAHKORAN.ID - Aktivitas jual beli di Pasar Sandang Tegal Gubug Kabupaten Cirebon, mulai menunjukkan peningkatan signifikan menjelang Hari Raya Idulfitri. 

Ribuan masyarakat memadati pasar yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan sandang terbesar di Asia Tenggara. Mereka berburu kebutuhan pakaian Lebaran di Pasar Sandang Tegal Gubug.

Sejak pagi hari, kawasan pasar sudah dipenuhi pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Tidak hanya warga Cirebon, sejumlah pembeli juga terlihat datang dari luar kota seperti Brebes, Jawa Tengah, Majalengka, hingga Indramayu berbondong-bondong ke Pasar Sandang Tegal Gubug.

Di pasar tersebut, masyarakat dapat dengan mudah menemukan berbagai jenis pakaian. Mulai dari busana muslim, gamis, pakaian anak-anak, hingga perlengkapan ibadah dengan beragam model dan harga yang bervariasi.

Harga yang relatif terjangkau menjadi alasan utama pasar ini tetap menjadi tujuan favorit warga. Pakaian yang dijual dibanderol mulai dari Rp35 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung jenis dan kualitas bahan. Sebagian pengunjung mengaku sengaja berbelanja lebih awal untuk menghindari lonjakan harga serta membludaknya jumlah pembeli mendekati hari raya.

Salah satu pedagang pakaian, Rosidi mengatakan lonjakan jumlah pembeli sudah terasa sejak sepekan terakhir. Setiap hari tokonya ramai didatangi membeli dengan penawaran yang beragam.

"Pembeli sudah mulai ramai sejak satu minggu lalu. Kebanyakan mencari gamis dan perlengkapan salat untuk persiapan Lebaran," ujar Rosidi, Rabu 11 Maret 2026.

Di mengungkapkan, meningkatnya jumlah pembeli berdampak langsung pada pendapatan para pedagang. Saat ini omzetnya naik sekitar 50 persen dibanding hari biasa karena pembeli terus berdatangan.

"Alhamdulillah omzetnya naik 50 persen. Ini berkah bulan suci ramadan menjelang hari raya," akunya.

Sementara itu, seorang pembeli asal Indramayu, Een, mengaku sengaja datang lebih awal untuk membeli pakaian dalam jumlah banyak. Selain murah juga banyak pilihan model yang tersedia di pasar Tegal Gubug.

"Saya beli stok banyak baju bukan hanya untuk Lebaran, tapi juga untuk persiapan seragam anak-anak," ujar Een.

Dia menilai, Pasar Sandang Tegal Gubug menjadi pilihan terbaik karena harga yang murah serta sistem tawar-menawar yang menguntungkan pembeli.

"Di sini harganya lebih murah dan masih bisa ditawar. Pedagangnya banyak jadi kita bisa pilih-pilih dan menyesuaikan dengan anggaran," ucapnya.

Pantauan dilokasi terlihat, selain untuk kebutuhan pribadi, tidak sedikit pengunjung yang membeli pakaian dalam jumlah besar untuk dibagikan kepada keluarga maupun sebagai bingkisan Tunjangan Hari Raya (THR). 

Meningkatnya aktivitas perdagangan ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga mendekati Hari Raya Idulfitri, seiring meningkatnya kebutuhan sandang masyarakat.


Editor : Doni Ramdhani