INILAHKORAN, Bandung-Ngamprah - Pemerintah Daerah (Pemda) Bandung Barat menyampaikan jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah KBB hanya tinggal 10 orang.
Hal itu diketahui berdasarkan data Satgas COVID-19 KBB yang menyebut hingga saat ini total kasus COVID-19 mencapai 19.109 dan 18.833 dinyatakan sembuh sedangkan 266 orang meninggal dunia.
Sementara itu, dari total 9037 RT sebanyak 9030 berada pada zona hijau dan 7 RT diantaranya berada pada zona kuning. Dengan demikian, zona risiko oranye dan merah nihil saat ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengungkapkan, penurunan jumlah kasus COVID-19 di KBB tak terlepas dari kerja keras semua pihak yang saling bahu-membahu menangani pandemi ini secara masif.
"Alhamdulillah sekarang kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat terus menurun dan penambahan kasus dapat ditekan secara maksimal," katanya.
Sejauh ini, lanjut dia, pihaknya terus mendorong capaian vaksinasi di wilayahnya secara masif dan merata.
Ia menyebut, hal ini merupakan komitmen Pemda Bandung Barat guna mencapai target 100 persen vaksinasi COVID-19 yang direncanakan rampung pada 12 November 2021.
"Saat ini capaian vaksinasi sudah hampir menyentuh 70 persen," jelasnya.
Hengky menerangkan, pihaknya saat ini pun fokus terhadap pemulihan ekonomi pasca Kabupaten Bandung Barat dinyatakan berada pada PPKM level 2.
Dengan demikian, sambung dia, geliat ekonomi di wilayahnya segera berangsur pulih dan berjalan normal kembali.
"Alhamdulillah kita sudah berada di level 2, tentunya beberapa sektor seperti pariwisata bisa beraktivitas kembali dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat," bebernya.
Ia juga mengimbau, agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan COVID-19 dengan disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut merupakan upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19 gelombang tiga.
"Saya imbau semua pihak tidak bereuforia berlebihan dalam menyikapi tren kasus yang menurun dan tingkat kesembuhan yang tinggi. Karena Pandemi ini belum berakhir," tukasnya. (agus satia negara) ***