Pelajar Tewas Dikeroyok di Sukahaji, Kapolrestabes Bandung: Motif Ajakan Tawuran
Polrestabes Bandung mengungkap motif pengeroyokan yang menewaskan pelajar dengan pelaku di bawah umur
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pelajar di kawasan Sukahaji, Babakan Ciparay, Kota Bandung, akhirnya terungkap.
Polisi menetapkan seorang anak di bawah umur sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan yang terjadi pada Kamis (29/1/2026) dini hari tersebut.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Terusan Pasir Koja No 259, RT 02 RW 04, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay.
“Jadi ini juga kami akan sampaikan, kejadian pada tanggal 29 Januari sekitar pukul 02.00 WIB terjadi penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya seseorang atas nama korban Muhammad Nabhan Aula,” ujar Budi saat memberikan keterangan di Mapolrestabes Bandung, Selasa (17/2/2026).
Korban diketahui bernama Muhammad Nabhan Aula (21), kelahiran Bandung, 12 Januari 2005. Korban merupakan pelajar/mahasiswa dan berdomisili di Jalan H Zakaria, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay.
Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial MT yang masih di bawah umur. Statusnya sebagai anak yang berkonflik dengan hukum.
“Dari hasil penyelidikan, berhasil kita ungkap dan dilakukan penangkapan terhadap pelaku atas nama MT, masih di bawah umur. Pemeriksaan sudah kami laksanakan dengan mekanisme cepat dan sudah kami limpahkan ke kejaksaan,” katanya.
Budi menjelaskan, motif pengeroyokan diduga dipicu ajakan tawuran. Sebelum kejadian, terdapat permasalahan antara salah satu anggota kelompok pelaku dengan korban.
“Motifnya mengajak tawuran. Memang sebelumnya sudah ada permasalahan, kemudian ada ajakan tawuran, datang dan terjadi penganiayaan hingga korban meninggal dunia,” ungkapnya.
Polisi masih memburu pelaku utama lainnya yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut. “Ada temannya yang saat ini masih dalam pengejaran,” tegas Budi.
Akibat kejadian itu, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Immanuel Bandung oleh keluarganya. Namun nyawanya tidak tertolong setelah mengalami luka serius di bagian kepala dan punggung yang diduga menembus paru-paru.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa balok kayu yang digunakan saat pengeroyokan. Sementara senjata tajam yang dipakai pelaku masih dalam pencarian.
Kasus ini masih terus dikembangkan untuk menangkap seluruh pelaku yang terlibat.
Editor : Ahmad Sayuti


