Pemain Persib Jalani Latihan Ringan di Bangkok, Bojan Hodak Tekankan Prioritas dan Chemistry Tim

Usai menjalani tiga hari program intensif dalam agenda pemusatan latihan di Thailand, skuad Persib Bandung menggelar sesi latihan ringan di hotel tempat mereka menginap di Bangkok, Senin pagi, 21 Juli 2025.

Pemain Persib Jalani Latihan Ringan di Bangkok, Bojan Hodak Tekankan Prioritas dan Chemistry Tim
Pemain Persib Jalani Latihan Ringan di Bangkok, Bojan Hodak Tekankan Prioritas dan Chemistry Tim

INILAHKORAN, Bandung – Usai menjalani tiga hari program intensif dalam agenda pemusatan latihan di Thailand, skuad Persib Bandung menggelar sesi latihan ringan di hotel tempat mereka menginap di Bangkok, Senin pagi, 21 Juli 2025.

Latihan ini dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan fisik para pemain sebelum memasuki rangkaian agenda berikutnya.

Sesi pemulihan ini dipimpin oleh pelatih fisik Persib, Miro Petric. Seluruh pemain, termasuk sang kapten Marc Klok, memulai latihan dengan aktivitas peregangan ringan.

Setelah itu, mereka berpindah lokasi ke kolam renang untuk melanjutkan latihan air yang berlangsung selama sekitar satu jam.

Setelah latihan, pemain diberikan waktu istirahat yang cukup panjang. Tak hanya itu, seluruh anggota tim juga diperbolehkan berjalan-jalan di sekitar kota Bangkok untuk menyegarkan pikiran mereka.

Meski memberikan waktu bebas kepada para pemainnya, pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, menegaskan pentingnya menjaga prioritas utama tim selama di Thailand, yaitu membangun kebugaran dan kekompakan skuad.

“Yang penting jangan terlalu lama, karena mereka tidak boleh sampai kelelahan untuk latihan. Para pemain sudah tahu soal ini. Bagi kami, pekerjaan tetap yang utama. Menikmati waktu itu bisa kalau memang ada waktu luang, tapi prioritas kami adalah pekerjaan,” ujar Hodak, dikutip dari laman resmi klub.

Hodak juga menekankan pentingnya kebersamaan dan chemistry antar pemain selama masa pemusatan latihan. Ia berharap kebersamaan di luar lapangan dapat mempererat hubungan pemain yang berdampak positif saat pertandingan.

“Mereka harus membangun chemistry. Ada yang baru pertama kali sekamar, ada yang mulai makan siang bareng, dan ngopi bareng. Dari situ mereka mulai saling mengenal,” pungkas pelatih asal Kroasia tersebut.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan