Pemkab Majalengka Kembangkan Bawang Putih Varietas Lokal

Uji coba varietas lokal dilakukan Pemkab Majalengka dalam pengembangan bawang putih untuk menemukan jenis yang relatif sesuai dengan kondisi lahan.

Pemkab Majalengka Kembangkan Bawang Putih Varietas Lokal
Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan, uji coba varietas lokal dilakukan di kawasan Nunuk Baru, Kecamatan Maja setelah pemerintahsn daerah melakukan sejumlah percobaan budidaya bawang putih di beberapa lokasi. (antara)

INILAHKORAN.ID - Uji coba varietas lokal dilakukan Pemkab Majalengka dalam pengembangan bawang putih untuk menemukan jenis yang relatif sesuai dengan kondisi lahan sekaligus memenuhi kebutuhan pasar.

Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan, uji coba varietas lokal dilakukan di kawasan Nunuk Baru, Kecamatan Maja setelah pemerintahsn daerah melakukan sejumlah percobaan budidaya bawang putih di beberapa lokasi.

"Untuk komoditas bawang putih di Majalengka, sebelumnya pernah kita lakukan uji coba tanam atau demplot di Cikaracak, Kecamatan Argapura. Namun ternyata kurang cocok," kata Eman dikutip dari Antara, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah kemudian mengembangkan bawang putih menggunakan varietas lokal di Nunuk Baru untuk melihat kesesuaiannya dengan kondisi agroklimat wilayah tersebut.

Pihaknya pun menggandeng Universitas Majalengka untuk melakukan demonstrasi plot (demplot), menggunakan varietas Starmill 99 sebagai bagian dari upaya mencari varietas yang produktif.

Namun, Eman mengatakan varietas Starmill 99 masih menghadapi kendala dari sisi pasar karena ukuran umbinya relatif kecil sehingga kurang diterima konsumen.

"Karakteristik Starmill 99 ini umbinya relatif kecil-kecil, sehingga kurang bisa diterima oleh pasar. Tetapi kami tidak berhenti," ujarnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Majalengka Gatot Sulaeman mengatakan masing-masing demplot Kementerian Pertanian memiliki luas 0,5 hektare sehingga totalnya mencapai satu hektare.

Selain lahan demplot, lanjut dia, budidaya bawang putih oleh petani di Desa Nunuk mencapai sekitar satu hektare, sedangkan di Desa Kancana mencapai sembilan hektare.


Editor : Doni Ramdhani