INILAHKORAN, Bandung - Sekretaris Daerah (Sekda Kota Bandung Ema Sumarna menyampaikan, bahwa pemerintah tidak menutup kemungkinan akan kembali menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro.
"PPKM berskala mikro, bisa saja. Tergantung eskalasi. Kalau ada lompatan, ya keniscayaan PPKM berskala mikro akan berlaku. Artinya sudah terbayangkan bahwa mobilitas masyarakat akan kembali ditekan, dan diminimalisasi," kata Ema Sumarna di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Sabtu 5 Februari 2022.
Ema Sumarna menyebut, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah melakukan upaya percepatan penanganan di tengah meningkatnya kasus Covid-19 saat ini. Salah satunya adalah dengan memaksimalkan tempat isolasi mandiri di setiap kewilayahan.
"Kasus aktif ini yang harus kita waspadai. Kemarin saja seminggu lompatan 10 kali lipat, dan itu harus diwaspadai. Bed occupation rate (BOR) mulai gerak lagi itu yang bikin deg-deg an. Maka minta isoman kewilayahan harus maksimal, sehinga tidak ada lagi alasan masyarakat tidak mau isoman," ucapnya.
Namun lebih dari itu, pihaknya meminta kepada masyarakat Kota Bandung agar memiliki rasa khawatir. Dengan begitu, masyarakat akan lebih menyadari akan pentingnya disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dikehidupan kesehariannya.
"Paling utama bagi saya, tolong kekhawatiran ini muncul juga di masyarakat. Jangan pada cuek dan abai, terutama soal prokes ini. Bagaimana kita bisa mampu kendalikan dengan prokes lebih baik, dan perilaku masyarakat. Kalau enggak penting, jangan bepergian dan kerumunan," ujar dia. *** (Yogo Triastopo)