Pemkot Bandung Tunggu Hasil Penyelidikan Dugaan Pungli SPMB 2025
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan belum bisa memberikan keterangan resmi, terkait dugaan praktik jual beli kursi dalam proses seleksi penerimaan murid baru (SPMB) jenjang SMP 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan belum bisa memberikan keterangan resmi, terkait dugaan praktik jual beli kursi dalam proses seleksi penerimaan murid baru (SPMB) jenjang SMP 2025.
Orang nomor satu di Kota Bandung tersebut mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari aparat penegak hukum (APH). Meski begitu, ia tetap melakukan pengawasan secara intensif.
“Kami belum bisa bicara banyak. Tapi kami tetap awasi dan berharap tidak ada praktik transaksional seperti itu,” kata Farhan pada Sabtu 21 Juni 2025.
Ia mengakui mendapat kritik atas pengawasan yang dinilai lemah. Namun ia menegaskan, pengawasan tetap dilakukan secara tertutup dan bersifat rahasia.
“Kami tahu gerak-geriknya dan sudah memberi peringatan. Kami tidak diam,” ucapnya.
Farhan juga mengingatkan, apabila terbukti terjadi transaksi suap. Baik pemberi maupun penerima bisa dijerat pidana. “Hati-hati. Kalau ada transaksi, dua-duanya bisa kena hukum,” ujar dia.
Terkait penanganan kasus, ia menegaskan Pemkot Bandung tidak memiliki kewenangan untuk merilis nama atau informasi sebelum ada pernyataan resmi dari kepolisian atau kejaksaan.
“Kalau kami merilis duluan, bisa jadi fitnah. Kami tunggu hasil resmi dari penyidik. Kami siap bertindak, jika bukti dari aparat penegak hukum sudah cukup kuat dan valid," tandasnya. *
Editor : Firda Rachmawati

