Pemkot Bogor Jemput Bola Cari Anak Putus Sekolah, Warga Difasilitasi Kembali Belajar
Pemkot Bogor melakukan jemput bola mencari anak putus sekolah di Sindangbarang. Dua anak ditemukan dan difasilitasi untuk kembali melanjutkan pendidikan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan aparatur kewilayahan terus melakukan jemput bola untuk mendata sekaligus membantu anak putus sekolah agar dapat kembali melanjutkan pendidikan.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, upaya tersebut dilakukan dengan turun langsung ke lapangan untuk menemukan warga yang mengalami putus sekolah dan memfasilitasi mereka agar kembali mendapatkan pendidikan.
Menurut Dedie, dirinya beberapa kali menemukan anak putus sekolah saat melakukan kunjungan ke lapangan. Anak-anak tersebut kemudian difasilitasi untuk kembali bersekolah.
"Ya, jemput bola terbaru dilaksanakan di Kelurahan Sindangbarang, Kecamatan Bogor Barat. Yang putus sekolah kami fasilitasi untuk kembali sekolah," ungkap Dedie, Jumat (2/10/2026).
Pemkot Bogor Temukan Dua Anak Putus Sekolah
Sementara itu, Lurah Sindangbarang Ertha Rahmaini mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan dan penelusuran untuk menemukan anak-anak yang putus sekolah di wilayahnya.
"Iya, jadi tahun ini dimulai beberapa bulan lalu kami terus menyisir, mencari dan memfasilitasi warga putus sekolah untuk kembali ke sekolah," ungkap Ertha.
Dari hasil penelusuran tersebut, pihak kelurahan menemukan dua anak yang putus sekolah. Keduanya telah didata dan menyatakan bersedia kembali melanjutkan pendidikan.
Ertha menjelaskan, warga yang sudah tidak berada pada usia sekolah akan difasilitasi mengikuti pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Sementara anak-anak akan diarahkan kembali ke sekolah sesuai dengan jenjang pendidikan terakhir yang ditempuh.
"Kami sudah susur, dan menemukan ada dua, sudah didata juga. Alhamdulillah yang bersangkutan mau untuk melanjutkan. Nanti ketika ajaran baru langsung kembali lanjut sekolah," terangnya.
Aparatur Wilayah Aktif Data Anak Putus Sekolah
Terpisah, Kepala SMP PGRI 13 yang juga Ketua RT di Kelurahan Sindangbarang, Erman Juniarto, mengapresiasi langkah aparatur wilayah yang aktif turun langsung ke permukiman warga.
Menurut Erman, pendataan dilakukan dengan menyisir lingkungan RT untuk menemukan anak yang tidak lagi bersekolah.
"Bu Lurah ini aktif sekali turun ke RT-RT mencari anak putus sekolah, kemudian mendata dan juga memfasilitasi," tuturnya.
Ia menilai upaya tersebut penting karena pendidikan menjadi salah satu investasi bagi masa depan generasi muda di Kota Bogor.
"Ini merupakan wujud dan bukti besar komitmen Pemkot Bogor terhadap kemajuan dunia pendidikan," pungkasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

