Pemkot Bogor Kembali Gulirkan 10 Program Strategis di Tahun 2024

Sebanyak 10 program strategis pembangunan direncanakan akan dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada tahun 2024 mendatang.

Pemkot Bogor Kembali Gulirkan 10 Program Strategis di Tahun 2024
Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Bogor, Cecep Zakaria

INILAHKORAN, Bogor - Sebanyak 10 program strategis pembangunan direncanakan akan dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada tahun 2024 mendatang.

Kegiatan pembangunan itu tersebar di beberapa Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Kota Bogor, di antaranya DPUPR, Disdik, dan Disperumkim.

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Bogor, Cecep Zakaria mengatakan, saat ini unit kerja BPJ tengah mempersiapkan untuk tahun 2024 terkait rencana umum pengadaan (RUP) yang disusun masing-masing SKPD. 

"Sekarang sedang persiapan tahun 2024. Untuk proses persetujuan APBD sudah dilakukan 30 November 2023, artinya mulai awal Desember maraton koordinasi dengan SKPD segera menyusun RUP," ungkap Cecep pada Minggu 17 Desember 2023 pagi.

Cecep memaparkan, setelah tuntas RUP yang disusun SKPD akan dimasukkan ke Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) untuk selanjutnya diumumkan.

"Ya, jadi nanti memasuki tahun anggaran 2024 sudah diumumkan di RUP baik yang tender, epurchasing, pengadaan langsung, ada semua," paparnya.

Cecep menjelaskan, secara jumlah paket pengadaan barang dan jasa di tahun depan hampir sama dengan tahun 2023, untuk tahun ini diketahui ada 113 paket.

"Kemudian diperkirakan ada 10 program strategis pembangunan dengan anggaran relatif besar yang direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2024," jelasnya.

"Ini kira-kira, kan APBD masih dilakukan evaluasi gubernur, tapi secara anggaran indikatif yang besar dan nanti masuk ke 10 proyek strategis tahun 2024," tambah Cecep.

Cecep membeberkan, untuk 10 program strategis pembangunan, di antaranya pembangunan dua Unit Sekolah Baru (USB) di Kecamatan Bogor Timur dengan alokasi anggaran Rp30 miliar dan di Kecamatan Bogor Utara sebesar Rp24 miliar. Kemudian, pembangunan lanjutan Jalan R3 sebesar Rp5 miliar, pembangunan trotoar Jalan Cifor Rp1 miliar, dan pembangunan akses jalan IPAL Kayumanis Rp3 miliar.

"Ada juga perbaikan tembok penahan tanah (TPT) jembatan Jalan TB Falak sebesar Rp2,1 miliar, pembangunan Puskesmas Kayumanis Rp4 miliar, dan pembangunan Taman Genteng Rp4 miliar. Tapi ini (10 program strategis pembangunan) masih tentatif yah. Karena APBD masih dilakukan evaluasi gubernur," bebernya.

Cecep juga menerangkan, pihaknya sudah menyelesaikan tender 113 paket pengadaan barang dan jasa dengan total pagu anggaran sekitar Rp320 miliar. 

"Jadi 113 paket semuanya tidak ada yang batal kegiatannya, artinya 100 persen sudah ditenderkan dan semua ada pemenangnya. Terakhir itu bulan Oktober dan September," terang Cecep. 

Ia juga menuturkan dari sejumlah paket tersebut termasuk 10 program strategis pembangunan, yakni pembangunan jembatan Otista, pembangunan lanjutan Masjid Agung, pembangunan lanjutan trotoar dan Jalan R3.

"Kemudian, pembangunan lanjutan trotoar Alun-alun, pembangunan trotoar Jalan Dewi Sartika, pembangunan trotoar Jalan Ahmad Yani, pembangunan lanjutan sekolah satu atap, revitalisasi Museum Pajajaran, dan pembangunan lanjutan blok I RSUD Kota Bogor," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : Ahmad Sayuti