Pemprov Banten Perkuat Peran Pesantren
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Banten - Pagi di pesantren tidak hanya dimulai dengan membuka buku. Ada disiplin yang dibangun dari kebiasaan, ada penghormatan kepada guru, dan ada nilai-nilai yang perlahan ditanamkan dalam keseharian para santri.
Bagi Pemerintah Provinsi Banten, proses panjang itulah yang membuat pondok pesantren memiliki tempat penting dalam membangun masa depan sumber daya manusia.
Gubernur Banten Andra Soni menyebut pesantren sebagai salah satu mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pendidikan sekaligus membentuk generasi yang memiliki karakter unggul.
“Pesantren ini terus tumbuh dan berkembang seiring dengan upaya kita dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Provinsi Banten,” kata Andra saat berada di Pondok Pesantren Modern Al-Muhaimin, seperti dikutip dari ANTARA, Selasa (11/8).
Pesantren, menurutnya, tidak hanya menjadi tempat untuk mempelajari ilmu agama. Pengetahuan umum, kedisiplinan, kerja keras dan nilai kehidupan juga tumbuh di dalam lingkungan pendidikan tersebut.
Di tempat seperti itu, seorang santri tidak hanya belajar menjawab pertanyaan di ruang kelas. Mereka juga belajar menghargai waktu, menghormati guru, menyayangi orang tua, serta bertahan ketika menghadapi kesulitan.
“Kesuksesan membutuhkan ilmu, disiplin, kerja keras, integritas dan doa. Semua hal tersebut sedang kalian latih di Pondok Pesantren Modern Al-Muhaimin ini,” ujarnya.
Bagi para santri, pendidikan tidak berhenti ketika pelajaran selesai. Rutinitas yang dijalani setiap hari menjadi bagian dari proses pembentukan karakter.
Kebiasaan hidup bersama, mengikuti aturan, menghormati pengajar, hingga menjalankan kewajiban menjadi latihan untuk menghadapi kehidupan yang lebih luas.
Andra berpesan agar para santri tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. Dia mengingatkan, ilmu pengetahuan perlu berjalan beriringan dengan kedisiplinan, integritas dan doa.
Pesan tersebut sekaligus menggambarkan harapan pemerintah agar pesantren terus mengambil bagian dalam menyiapkan generasi Banten yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat.
Kehadiran Gubernur Banten di Pondok Pesantren Modern Al-Muhaimin disambut positif oleh pimpinan pesantren, Eko Susilo.
Bagi Eko, kedatangan kepala daerah bukan sekadar kunjungan. Ada pesan dukungan yang dirasakan para pengelola pesantren dalam menjalankan peran pendidikan. (gin)
Editor : Inilahkoran

