Pemprov Jabar dan Forkopimda Teken Komitmen Bersama Berantas Premanisme dan Ormas yang Meresahkan Masyarakat
Sikap tegas dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, menyikapi maraknya kasus premanisme dan organisasi masyarakat (Ormas) yang meresahkan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sikap tegas dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, menyikapi maraknya kasus premanisme dan organisasi masyarakat (ormas) yang meresahkan masyarakat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yakni Ketua DPRD, Pangdam III Siliwangi, Pangdam Jaya, Kapolda Jabar, Kejati Jabar dan Kapolda Metro Jaya melakukan penekenan komitmen bersama untuk memberantas premanisme dan ormas yang mengganggu.
Penandatanganan komitmen bersama ini dilakukan di sela Paripurna Pidato Gubernur Jabar periode 2025-2030 di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat 21 Februari 2025.
"Kami yang bertandatangan di bawah ini, berkomitmen memberantas aksi premanisme yang terorganisasi dan tidak terorganisasi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Jabar sesuai tugas pokok fungsi dan kewenangan masing-masing untuk melaksanakan," kata Kabiro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Jabar, Faiz Rahman saat membacakan komitmen bersama pemberantasan aksi premanisme.
Dalam komitmen bersama itu, ada empat poin yang akan dilakukan mengantisipasi aksi premanisme, dalam bentuk geng motor, ormas tidak jelas, makelar tenaga kerja, calo kendaraan umum, petugas parkir liar, pelaku pungutan liar dan segala bentuk premanisme lainnya.
Kemudian melakukan pencegahan terjadinya aksi premanisme melalui sosialisasi dan kordinasi yang terstruktur sistemik dan masif.
"Melakukan penegakkan hukum yang tegas dan adil terhadap semua pelanggaran hukum yang terjadi akibat premanisme. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan aksi premanisme," ujar Faiz.
Terpisah, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beberapa waktu lalu menegaskan, komitmen bersama itu dibuat sebagai jawaban Pemprov Jabar terkait keresahan akan maraknya aksi premanisme yang juga berdampak pada investasi.
"Komitmen kita menjaga investasi, memberantas premanisme. Begitu saya masuk (dilantik gubernur) langsung saya siapkan konsepnya dan itu tadi malam dirumuskan. Minggu depan sudah rencana aksi," ucapnya. ***
Editor : JakaPermana

