Pemprov Jabar Jajaki Serangkaian Potensi Kerjasama dengan Polandia

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bertemu dengan 17 delegasi Polandia, jajaki serangkaian potensi yang dapat dikerjasamakan.

Pemprov Jabar Jajaki Serangkaian Potensi Kerjasama dengan Polandia
Wagub Jabar Erwan Setiawan

INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bertemu dengan 17 delegasi polandia, jajaki serangkaian potensi yang dapat dikerjasamakan.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menuturkan, sejumlah sektor dibahas dalam pertemuan di Ruang Rapat Papandayan, Gedung Sate, Kota Bandung, Senin 28 Juli 2025.

Antaranya, sektor pendidikan, ekonomi serta perkeretaapian yang dinilai dapat diimplementasikan di Jabar.

Khusus mengenai kereta api kata Erwan, ini bak gayung bersambut karena pemprov jabar memang tengah berupaya mengembangkan moda transportasi massal.

"Ya seperti kita ketahui, memang kami Jawa Barat saat ini akan mengembangkan transportasi publik. Tadi kami pun juga paparan, mana saja yang menjadi prioritas transportasi publik di Jawa Barat ini. Seperti Bandung Raya, Bogor Raya, Cirebon Raya, Bekasi Raya, perkotaannya," ujar Erwan.

Demikian pula potensi yang bisa dikerjasamakan lainnya, seperti pendidikan dan ekonomi, dimana diharapkan bisa disinergikan bersama.

"Cari win-win solution-nya seperti apa, yang nanti akan dikembangkan di Jawa Barat," ucapnya.

Sementara Kepala Bidang Perkeretaapian dan Pengembangan Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar Tata Bina Udin menuturkan, kehadiran delegasi polandia ini tak lain untuk menawarkan produk unggulan mereka, termasuk kereta api.

"Cuma teknologinya berbasi listrik, terus juga hidrogen. Kan kita lagi pengembangan, kereta api perkotaan. Mudah-mudahan lah bisa ada yang di bantu sama mereka," ucapnya.

Disinggung mengenai rencana reaktivasi jalur kereta api, Tata mengaku pihaknya masih menunggu keputusan terhadap tiga kajian dari Kementerian Perhubungan.

Antaranya rekativasi jalur Banjar-Pangandaran, Cipatat-Padalarang dan Rancaekek-Tanjungsari.

"Kita masih menunggu keputusan dari Kemenhub. Usulan tiga prioritas itu," tandasnya. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti