Pemprov Jabar Jamin Transparansi Rekrutmen CPNS 2024
Pemprov Jabar menjamin rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil alias CPNS 2024 berjalan transparan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemprov Jabar menjamin rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil alias CPNS 2024 berjalan transparan.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar Sumasna menegaskan pihaknya mendorong agar masyarakat yang memenuhi syarat untuk turut serta mendaftar CPNS 2024. Sebab, rekrutmen itu menjadi satu cara untuk mengurangi angka pengangguran.
"Karenanya, kalau kami, kebutuhannya itu semakin banyak yang bisa ikut daftar, itu akan mendapatkan orang yang terbaik. Dan kami jamin semua prosesnya transparan dan bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya, Rabu 21 Agustus 2024.
Sumasna mengatakan, pihaknya hanya bertanggung jawab atas proses administrasi, sementara untuk ujiannya dikelola Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
"Jadi kami tidak ikutan lagi nanti pas pelaksanaan itu, bahkan di ruangan pun kami tidak boleh ada pas ujiannya walaupun bagi staff daerah kami. Jadi nanti menyerahkan dokumen administrasi si A si B yang sudah lulus administrasinya nanti untuk tindaklanjut di ujian mutlak kewenangan BKN," ucapnya.
Sumasna menegaskan bahwa keadilan tes CPNS Pemprov Jabar sejak 2015, seperti nilai ujian secara seketika (real time) akan keluar begitu peserta tes CPNS keluar ruangan tes.
"Kecuali ada sanggahan tertentu, tapi pada konteks angka itu begitu keluar ruangan sudah dapat angka, dia sudah bisa lihat Apakah dia tertinggi atau ada yang lain yang lebih tinggi dan segala macam jadi lebih fair. Sehingga, pada anak-anak kita jangan sampai ada kekhawatiran tidak fair diprosesnya, karena InsyaAllah semuanya transparan dan bisa dipertanggungjawabkan," tutur dia.
Diketahui, formasi CPNS Jabar tahun 2024 ini adalah sebanyak 899 orang dengan tenaga kesehatan sebanyak 146 orang, sementara selebihnya adalah tenaga teknis yang ditempatkan pada berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jabar.
Tenaga kesehatan, kata Sumasna, lebih banyak direkrut pada tahun 2024 ini, kata Sumasna, karena ada kebutuhan dokter, bidan, perawat, dan nakes lainnya untuk mempersiapkan regenerasi karir ke depannya.
"Memang beberapa tahun terakhir kita tidak lakukan rekrutmen. Jadi karena kita butuhkan regenerasi karir ke depannya baik dokter, bidan, perawat dan nakes lainnya harus kita siapkan," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

