Pemprov Jabar Optimalkan Pompanisasi, Antisipasi Ancaman Kekeringan di Musim Kemarau

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudi mengungkapkan, pihaknya bakal mengoptimalkan pompanisasi guna mengantisipasi ancaman kekeringan di musim kemarau tahun ini.

Pemprov Jabar Optimalkan Pompanisasi, Antisipasi Ancaman Kekeringan di Musim Kemarau
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudi mengungkapkan, pihaknya bakal mengoptimalkan pompanisasi guna mengantisipasi ancaman kekeringan di musim kemarau tahun ini.

INILAHKORAN, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudi mengungkapkan, pihaknya bakal mengoptimalkan pompanisasi guna mengantisipasi ancaman kekeringan di musim kemarau tahun ini.

Mengingat pada Juli ini kata Bey Machmudin, wilayah Jawa Barat mulai memasuki fase musim kemarau.

Sebab itu, sebagai langkah mitigasi mencegah kekeringan terutama di lahan produktif para petani. Pemprov Jabar bersama pemerintah kabupaten/kota, melakukan pendistribusian pompa untuk memastikan ketersediaan air terjamin.

"pompanisasi sudah. Kita minta agar diawasi didistribusi," ujar Bey Machmudin usai meninjau MPLS di SMKN 1 Kota Bandung, Rabu 17 Juli 2024.

Dia melanjutkan, sejumlah daerah produktif telah terpetakan dalam mengantisipasi ancaman kekeringan di musim kemarau tahun ini.

"Indramayu, Karawang, Bogor, Kabupaten Bandung," ungkapnya.

Seperti diketahui, pompanisasi yang merupakan program Kementerian Pertanian telah menyebarkan 7.033 unit pompa di Jabar.

Dimana sasarannya untun 2.500 titik sawah tadah hujan, yang ditargetkan telah terdistribusikan 100 persen pada Juli ini.***


Editor : JakaPermana