Penertiban Parkir Liar di Bandung Bakal Segera Dilakukan Dishub

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung akan melakukan penertiban parkir liar di Bandung di sejumlah lokasi, Rabu 1 Februari 2023.

Penertiban Parkir Liar di Bandung Bakal Segera Dilakukan Dishub
Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dishub Kota Bandung Asep Koswara menuturkan, pihaknya akan menurunkan 20 sampai 25 personel untuk penertiban parkir liar di Bandung tersebut. (yogo triastopo)

INILAHKORAN, Bandung - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung akan melakukan penertiban parkir liar di Bandung di sejumlah lokasi, Rabu 1 Februari 2023.

"Dishub Kota Bandung akan melaksanakan penertiban parkir liar di Bnadung yang notabene banyak pelanggaran parkir. Besok kita akan melakukan sosialisasi dan arahan kepada PNS, PPNS, Kejari," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dishub Kota Bandung Asep Koswara, Selasa 31 Januari 2023.

Asep Koswara menuturkan, pihaknya akan menurunkan 20 sampai 25 personel untuk penertiban parkir liar di Bandung tersebut.

Bagi kendaraan yang melanggar penertiban parkir liar di Bandung, Asep menyebut akan melakukan pengangkutan dan penderekan kendaraan dan akan diberikan sanksi berupa pembayaran retribusi.

"Kendaraan yang melanggar akan diangkut dan diderek. Itu ada retribusinya kalau kendaraan roda 2 Rp245.000, sementara roda 4 Rp550.000 , dan roda 6 Rp1.050.000. Kalau pemiliknya ada kita edukasi dan kita berikan stiker. Kalau tidak ada, kita angkut," ucapnya. 

Sejumlah titik sasaran penertiban sudah disiapkan namun untuk lokasi, Asep tak memberikan informasi untuk menjaga kerahasiaan.

"Titik sasaran kita tentukan di lapangan supaya tidak terjadi kebocoran," ujar dia. 

Asep pun mengingatkan masyarakat untuk tidak memarkir kendaraannya di trotoar.

"Trotoar bukan untuk parkir tapi untuk berjalan kaki, kita akan tinggikan trotoar supaya tidak bisa parkir di trotoar,"  jelasnya. 

Sebagai informasi, sejak 2017 Pemkot telah berupaya menertibkan parkir liar dengan berbagai upaya mulai dari penggembokan, penempelan stiker, pencabutan pentil hingga penderekan sesuai dengan Peraturan Daerah No 3 Tahun 2020 terkait retribusi.

"Tahun 2021 ada bandrek atau Bandung mobile derek. Mobil yang melanggar dibawa. Di situ ada retribusinya kami membuat Simdek (sistem informasi derek) supaya tidak terjadi suap, karena menggunakan aplikasi," tandas dia.*** (yogo triastopo)


Editor : Doni Ramdhani