Pengumuman! Kasus Omicron Meningkat Signifikan, Pemerintah Ambil Langkah Ini
Kasus COVID-19 varian Omicron meningkat signifikan hingga delapan kali lipat secara global. kasus Omicron global meningkat dari 7.900 kasus
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung,- Kasus COVID-19 varian Omicron meningkat signifikan hingga delapan kali lipat secara global.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kasus Omicron global meningkat dari 7.900 kasus menjadi 62.342 kasus.
Menindaklanjuti fenomena tersebut, pemerintah kata Budi, terus melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi lonjakan kasus varian baru tersebut.
Baca Juga: 15 Kutipan Hari Ibu 2021, Cocok untuk Update Status di Medsos
“Kami dengan bantuan TNI, Polri, dan Kemendagri akan memperkuat proses surveilans dan juga karantina di pintu masuk-pintu masuk laut dan darat,” kata pada Senin 20 Desember 2021 secara daring.
Budi mengatakan, dalam seminggu terakhir terjadi peningkatan pelaku perjalanan luar negeri yang cukup tinggi di seluruh pintu masuk.
"Kita sudah amati, semua kita tes PCR dan genome sequencing, ternyata pintu masuk laut dan pintu masuk darat jauh lebih tinggi positivity rate-nya dibandingkan pintu masuk udara,” ujarnya.
Baca Juga: Ade Yasin Ingin Menyulap Situ Cijujung dari TPS jadi Objek Wisata
Terkait kasus Omicron yang sudah terdeteksi di Indonesia, Menkes menegaskan bahwa semua kasus tersebut berasal dari luar negeri atau imported case.
“Sekarang kita sudah bisa mengonfirmasi bahwa tenaga kebersihan tersebut kenanya pada tanggal 8 Desember berasal dari pelaku perjalanan luar negeri seorang wanita Indonesia yang datang pada tanggal 27 November dari Nigeria. Jadi sudah terbukti bahwa semua kasus yang ada di Indonesia adalah imported case,” jelasnya.
Pengetatan pintu kedatangan negara pun dilakukan pemerintah untuk mencegah adanya kasus imported case terutama varian Omicron.
Baca Juga: Begini Tanggapan Humas Jakarta Pusat Terkait Nama Gala Sky Binti Vanezha Adzania
“Perlu kita perketat kedatangan luar negeri kita dan karantina kita agar kasus-kasus yang datang dari Nigeria, yang datang dari London, yang datang dari Guyana, Amerika ini bisa terus kita jaga,” ujarnya.***(Rinda Suherlina)
Editor : inilahkoran


