Persentase Kematian Covid-19 Garut Naik Jadi 4,3 Persen, Kesembuhan Turun Jadi 88,67 Persen

Akumulasi kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut dan angka kematian akibat virus corona tersebut di Kabupaten Garut masih terus bertambah.

Persentase Kematian Covid-19 Garut Naik Jadi 4,3 Persen, Kesembuhan Turun Jadi 88,67 Persen
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Akumulasi kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut dan angka kematian akibat virus corona tersebut di Kabupaten Garut masih terus bertambah.

Hingga Minggu (24/5/2021), akumulasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Garut meningkat menjadi sebanyak 9.389 orang dengan adanya penambahan volume harian positif Covid-19 sebanyak 34 kasus. 

Pun akumulasi pasien meninggal dunia akibat akibat Covid-19 meningkat menjadi sebanyak 402 orang, atau sekitar 4,3 persen, dengan adanya penambahan sebanyak enam pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia dari lima kecamatan. 

Persentase kematian akibat Covid-19 bisa sedikit lebih tinggi lagi bila ditambahkan dengan selisih lebih tiga angka dari total kematian pasien positif Covid-19 dirilis Sub Divisi Pencegahan melalui Humas Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut sebelumnya (405 orang).

Keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, penambahan sebanyak 34 kasus baru positif Covid-19 itu sebanyak 14 kasus diperoleh dari hasil pemeriksaan RT PCR, dan 20 kasus hasil pemeriksaan rapid tes antigen pada kasus kontak erat dan suspek. 
Mereka terdiri 21 perempuan dan 13 laki-laki, berusia antara enam bulan sampai 79 tahun. Mereka berasal dari Kecamatan Cilawu (14), Cisewu (4), Garut Kota (3), Karangpawitan (3), Leuwigoong (2), Bungbulang (2), Tarogong kaler (2), Pangatikan (1), Pasirwangi (1), Samarang (1), dan Kecamatan Wanaraja (1).

Sedangkan enam pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia yakni perempuan (KC-9303) usia 71 tahun dan laki-laki (KC-9376) usia 79 tahun dari Kecamatan Garut Kota, perempuan (KC-9382) usia 19 tahun dari Kecamatan Leuwigoong, KC-9227 perempuan (KC-9227) usia 72 tahun dari Kecamatan Balubur Limbangan, KC-9079 perempuan (KC-9079) usia 57 tahun dari Kecamatan Sucinaraja, dan perempuan (KC-9389) usia 58 tahun dari Kecamatan Wanaraja.

KC-9303 dan KC-9376 merupakan pasien ke-49, dan ke-50 meninggal dunia akibat Covid-19 dari Kecamatan Garut Kota. KC-9382 merupakan pasien kelima meninggal dunia akibat Covid-19 dari Kecamatan Leuwigoong. KC-9227 merupakan pasien keenam meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Balubur Limbangan. KC-9079 merupakan pasien keenam meninggal dunia akibat Covid-19 dari Kecamatan Sucinaraja. KC-9389 merupakan pasien ke-13 meninggal dunia akibat Covid-19 asal Kecamatan Wanaraja.

Dari keempat kecamatan tersebut, hanya Kecamatan Balubur Limbangan yang persentase kematian akibat Covid-19-nya di bawah persentase Kabupaten Garut yang mencapai 4,3 persen. 

Persentase kematian akibat Covid-19 di Kecamatan Balubur Limbangan mencapai sekitar 2,8 dari akumulasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 212 orang.

Sedangkan persentase kematian akibat Covid-19 di Kecamatan Leuwigoong mencapai sekitar 4,6 persen dari total positif Covid-19 sebanyak 109 kasus, Kecamatan Wanaraja mencapai sekitar 5,4 persen dari total positif Covid-19 sebanyak 240 kasus, dan persentase kematian akibat Covid-19 di Kecamatan Sucinaraja lebih tinggi lagi, mencapai sekitar 7,9 persen dari total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 76 orang.

Selain penambahan harian kasus positif Covid-19 dan pasien positif Covid-19 meninggal dunia, dilaporkan pula ada penambahan sebanyak enam pasien positif Covid-19 dinyatakan selesai pemantauan isolasinya. Sehingga akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Garut bertambah menjadi sebanyak 8.325 orang, atau sekitar 88,67 persen, menurun dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 88,9 persen. 

Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 masih menjalani isolasi mandiri dan dalam isolasi perawatan rumah sakit juga bertambah dibandingkan sehari sebelumnya.

"Masih ada sebanyak 508 pasien positif Covid-19 isolasi mandiri, dan 151 pasien positif dalam isolasi perawatan rumah sakit," kata Muksin. (Zainulmukhtar)


Editor : Doni Ramdhani