Persiapan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Cirebon Sudah Matang

Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan persiapan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih hasil pilkada 2024 sudah matang, termasuk kendaraan dinasnya.

Persiapan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Cirebon Sudah Matang

INILAHKORAN, Cirebon - Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan persiapan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih hasil pilkada 2024 sudah matang, termasuk kendaraan dinasnya.

Kabag Pemerintahan Pemkab Cirebon, Yadi Wikarsa mengungkapkan, surat resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait jadwal pelantikan yang dijadwalkan pada 20 Februari 2025, baru saja diterima. Artinya, pelantikan fix dilakukan tanggal 20 Februari 2025.

"Surat pemberitahuannya baru saja kami terima hari ini. Sedangkan jadwal gladi resiknya tanggal 18 Februari. Tapi sebelum gladi resik digelar, semua bupati dan wakil bupati yang akan dilantik, akan diperiksa kesehatannya langsung oleh tim dari Kemendagri," ungkap Yadi, Kamis 13 Februari 2025.

Terkait agenda pisah sambut, lanjut Yadi, kemungkinan akan dijadwalkan oleh pemerintah daerah, meskipun waktu pelaksanaannya belum bisa dipastikan.

"Nanti akan ada serah terima memori jabatan dari Penjabat (Pj) Bupati ke bupati definitif," ujarnya.

Rencananya lanjut Yadi, tanggal 21 Februari 2025 nanti, akan digelar pisah sambut Gubenur. Namun, agenda tersebut harus ditunda karena sehari setelah pelantikan, seluruh kepala daerah akan mengikuti retreat di Magelang.

"Jadi besar kemungkinan pisah sambut akan digelar setelah retreat di Magelang," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Cirebon, Sunanto, memastikan  persiapan pelantikan telah mencapai 100 persen, termasuk seragam bupati dan wakil bupati, termasuk kendaraan dinas.

Dia menyebutkan, ada dua unit kendaraan dinas untuk bupati dan dua untuk wakil bupati. Namun, jenis kendaraan yang akan digunakan belum ditentukan. Yang pasti, spesifikasi kendaraan akan disesuaikan dengan regulasi, terutama terkait kapasitas mesin (CC) yang membedakan posisi bupati dan wakil bupati.

Sunanto  menambahkan,  tidak akan ada serah terima jabatan (Sertijab) secara khusus karana alasan efisiensi anggaran. Mengenai pengadaan kendaraan dinas,  prosesnya akan berlangsung tahun ini.

"Namun, penganggaran masih dalam tahap penyelesaian, apalagi tahun ini ada refocusing anggaran," tukasnya.


Editor : Ahmad Sayuti