Persib Berhasil Kelola 8 Ton Sampah dari 4 Laga Kandang
Persib Bandung berhasil kelola 8 ton sampah dari empat laga kandang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - persib bandung berhasil kelola 8 ton sampah dari empat laga kandang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung.
Delapan ton sampah tersebut masing-masing 2.522 kilogram didapatkan saat menjamu Lion City Sailors FC di AFC Champions League (ACL) Two 2025-2026, 18 September 2025.
Sebanyak 1.564 kilogram sampah saat menjamu Persebaya Surabaya di Super League 2025-2026 pada 12 September 2025.
Dalam dua pertandingan berikutnya menunjukkan hasil serupa, yakni 1.903 kilogram pada laga melawan Persis Solo, dan 2.079 kilogram ketika menghadapi Selangor FC.
Sebagian besar sampah yang terkumpul merupakan sampah anorganik, disusul residu dan organik. Sampah organik diolah menjadi pupuk kompos dan pakan maggot, sampah anorganik dikirim ke fasilitas daur ulang untuk dijadikan material yang bisa digunakan kembali, sementara sampah residu dimusnahkan di fasilitas khusus sesuai prosedur lingkungan.
Setiap pelaksanaan program ini juga melibatkan 42 tenaga kerja, dua ritase pengangkutan, dan ratusan kantong sampah di area stadion.
Kolaborasi ini sejalan dengan penerapan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8), kota dan komunitas berkelanjutan (SDG 11), konsumsi dan produksi bertanggung jawab (SDG 12), serta aksi terhadap perubahan iklim (SDG 13).
Head of Communications PT persib bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama menegaskan langkah ini merupakan bagian dari visi Persib untuk menggunakan sepak bola sebagai medium perubahan positif.
Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan besar untuk menginspirasi perubahan. Melalui langkah sederhana seperti pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, maka pihaknya ingin menunjukkan bahwa dukungan Bobotoh di stadion bisa sejalan dengan kepedulian terhadap bumi.
"Kami percaya keberlanjutan bukan hanya soal mengurangi limbah, tapi juga membangun kesadaran kolektif. Setiap pertandingan Persib adalah kesempatan untuk berbuat baik, bukan hanya bagi klub, tapi juga bagi lingkungan," ujar Adhi.
Program keberlanjutan ini juga menjadi bagian dari kampanye #JagaGBLAJagaPERSIB yang terus digaungkan klub. Melalui kampanye ini, Persib berharap tercipta suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan inklusif, sehingga sepak bola dapat dinikmati oleh semua kalangan.
“Bersama, kita bisa menjadikan GBLA bukan hanya membirukan, tetapi juga stadion yang ramah lingkungan, aman, nyaman, dan menjadi kebanggaan bersama. Mari terus bersama Persib, bukan hanya untuk kemenangan di lapangan, tetapi juga untuk kemenangan bagi bumi kita,” tutup Adhi.
Editor : Ahmad Sayuti

