Persikotas Nusantara Luncurkan Skuat Liga 3, Targetkan Promosi ke Liga 2
Persikotas Nusantara meluncurkan skuat dan jersey Liga 3 Nusantara 2026. Dengan 29 pemain, Laskar Wiradadaha membidik promosi ke Liga 2.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Persikotas Nusantara resmi memperkenalkan skuat dan jersey terbaru untuk menghadapi Liga 3 Nusantara 2026. Peluncuran berlangsung di Lapang Indosoccernesia, Kota Tasikmalaya, Rabu (4/11/2026) malam, sekaligus menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 klub.
Acara tersebut dihadiri Kapolres Tasikmalaya Kota, Kabid Pemuda dan Olahraga Disporabudpar Kota Tasikmalaya, perwakilan KONI, jajaran sponsor, serta kelompok suporter Persikotas Nusantara.
Dalam kesempatan itu, Persikotas memperkenalkan lima varian jersey, termasuk kostum penjaga gawang. Jersey kandang didominasi warna biru dengan corak oranye, sedangkan kostum kiper menggunakan warna kuning cerah.
Untuk jersey tandang, tim berjuluk Laskar Wiradadaha ini memilih warna putih dengan aksen oranye. Sementara kostum ketiga memadukan warna biru dan oranye. Seluruh jersey diperagakan oleh Mojang Kota Tasikmalaya.
Ketua Umum Persikotas Nusantara, Ecep S. Yasa, mengatakan skuad yang disiapkan untuk kompetisi saat ini telah dihuni 29 pemain dari kuota maksimal 30 pemain.
“Sekarang sudah 29 ya, hampir 30, tinggal satu lagi dari kuota 30,” ujar Ecep seusai peluncuran.
Ia menyebut skuad musim ini memiliki keragaman asal wilayah, termasuk kehadiran sejumlah pemain naturalisasi yang turut memperkuat tim.
Persikotas Siap Hadapi Jadwal Padat November
Menatap kompetisi yang berlangsung padat sepanjang November, Persikotas mengaku telah melakukan persiapan melalui pemusatan latihan di Kota Banjar selama hampir dua pekan.
Tim juga menjalani sejumlah uji coba, termasuk di Stadion Galuh, Ciamis, sebagai bagian dari adaptasi lapangan bersama Persibangga.
Ecep mengatakan Persikotas akan bertolak ke Boyolali untuk menghadapi Batavia FC pada leg pertama. Setelah itu, tim dijadwalkan kembali ke Stadion Galuh, Ciamis, untuk menghadapi Pekanbaru, sebelum melanjutkan pertandingan melawan Sriwijaya FC.
“Besok kita bertolak ke Boyolali untuk menghadapi leg pertama melawan Batavia FC. Selanjutnya kita akan balik lagi ke Ciamis di Stadion Galuh untuk bertemu Pekanbaru, dan tiga atau empat hari kemudian hari Minggu ketemu Sriwijaya FC,” jelasnya.
Menurut Ecep, padatnya jadwal pertandingan menjadi tantangan tersendiri bagi tim. Karena itu, ia menyerahkan pengaturan rotasi pemain dan strategi kepada pelatih.
“Ya, itu diuji kehebatan pelatih. Bagaimana memilih skuad secara bergantian, memasangkan strategi di latihan-latihan, dan membaca potensi atau kekuatan lawan,” terangnya.
Persikotas juga menargetkan kemenangan pada laga perdana melawan Batavia FC di Boyolali. Ecep berharap dukungan suporter dapat memberikan dorongan moral bagi para pemain, terutama untuk mengatasi kegugupan pada pertandingan awal.
“Kami mohon doa, mohon dukungan agar kegugupan di pertandingan awal itu tidak ada. Kami cukup yakin dan optimis dengan skuad yang tadi sudah diperkenalkan secara bersama-sama,” imbuhnya.
Evaluasi Penyelesaian Akhir Jadi Perhatian
Ecep mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama ketajaman penyelesaian akhir saat menghadapi tim yang menerapkan strategi bertahan dengan garis pertahanan rendah.
Menurutnya, karakter permainan Persikotas yang mengandalkan peluang serangan balik perlu diimbangi dengan skema yang tepat ketika menghadapi lawan yang bermain lebih defensif.
“Evaluasi yang penting adalah siap menghadapi tim-tim yang mainnya dari tengah ke bawah, karena memang karakter-karakter yang dimiliki Nusantara itu adalah ambil peluang serangan balik. Saya pesan kepada pelatih untuk bikin skema dan strategi menghadapi tim-tim semacam itu. Punya banyak peluang kemarin tapi penyelesaian akhirnya yang kurang baik,” ungkapnya.
Ecep juga memastikan jajaran pelatih telah memenuhi standar lisensi yang dipersyaratkan dalam kompetisi Liga 3. Selain itu, kesiapan finansial dan akomodasi tim disebut telah dipersiapkan.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Persikotas Nusantara mematok target promosi ke Liga 2 musim ini.
“Lisensi aman, karena kalau lisensi tidak memenuhi, tidak bisa. Doain ya, target Liga 2. Akomodasi aman, ya harus siap, jangan terbengkalai. Main ke Pekanbaru, ya Persikotas hari ini bukan Persikotas lima tahun lalu,” pungkasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

