Personel Keamanan Terbatas, Farhan Andalkan Siskamling

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menginstruksikan, pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) di seluruh wilayah kota.

Personel Keamanan Terbatas, Farhan Andalkan Siskamling
Wali KOta Bandung M Farhan

INILAHKORAN, Bandung - Wali kota bandung, Muhammad Farhan menginstruksikan, pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) di seluruh wilayah kota.

Kebijakan tersebut, diambil menyusul keterbatasan personel pengamanan di tengah meningkatnya konsentrasi aparat di titik-titik vital seperti Balai Kota, DPRD dan Pendopo.

"Ketika terjadi sesuatu, personel keamanan kita harus difokuskan ke lokasi prioritas. Lalu siapa yang menjaga lingkungan? Maka dari itu, siskamling harus kembali dijalankan," kata Farhan, Selasa 9 September 2025.

Menurut ia, program siskamling mulai digerakkan melalui surat edaran dari bagian tata pemerintahan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung juga menyebut respons masyarakat cukup positif.

"Alhamdulillah, antusias. Saya turun langsung dan melihat masyarakat ikut terlibat. Itu penghargaan paling besar buat saya," ucapnya.

Farhan menegaskan, keterlibatan warga adalah kunci dalam menciptakan rasa aman di lingkungan tempat tinggal. Ia juga menyinggung peran organisasi kepemudaan karang taruna, yang menurutnya akan diperkuat melalui pelantikan pada 26 September mendatang.

"Saya harap siskamling menjadi salah satu isu yang dibahas saat pelantikan karang taruna nanti. Karena mereka punya peran penting," ujar dia.

Di sisi lain, pihaknya juga mengkritisi perilaku sejumlah remaja yang kerap membuat keributan pada malam hari, seperti mabuk-mabukan dan kebut-kebutan motor.

Sebagai bagian dari kebijakan ini, pihaknya juga mengandalkan data dari aplikasi layanan catatan informasi (LACI). Aplikasi tersebut, mencatat kondisi dan kebutuhan di tingkat RT dan RW.

"Data di LACI itu jadi dasar pembangunan prasarana. Kita lihat, kalau RT-RW aktif dan siskamling jalan, berarti pemberdayaannya berhasil," jelasnya.

Farhan menambahkan, kegiatan siskamling harus bersifat berkelanjutan. Tak hanya warga, jajaran pejabat pemerintah juga diminta turun langsung memantau situasi.

"Setelah saya, nanti giliran wakil wali kota, sekda, camat semua harus ikut. Ini tentang membangkitkan kesadaran. Nggak boleh berhenti," tandas dia. *


Editor : Ahmad Sayuti