Pesantren VIP BIMA 2 Solusi Pendidikan Modern. Fasilitas Mewah Namun Biaya Terjangkau.

Pesantren VIP Bina Insan Mulia (BIMA) 2 di Cirebon berhasil mematahkan anggapan tersebut. Ternyata, pesantren yang menawarkan fasilitas mewah itu, ternyata biayanya relatif murah.

Pesantren VIP BIMA 2 Solusi Pendidikan Modern. Fasilitas Mewah Namun Biaya Terjangkau.

INILAHKORAN, Cirebon – Trainer, Speaker, dan Konsultan HCM Bidang Soft Skills dan Kecerdasan Hati di Lembaga pendidikan, Korporasi, dan Kantor Kementerian, Ubaydillah Anwar menilai, tren di dunia pendidikan saat ini cenderung menghubungkan fasilitas mewah dengan biaya pendidikan yang tinggi.

Namun, menurut penulis puluhan buku ini, Pesantren VIP Bina Insan Mulia (BIMA) 2 di Cirebon berhasil mematahkan anggapan tersebut. Ternyata, pesantren yang menawarkan fasilitas mewah itu, ternyata biayanya relatif murah.

"Dengan biaya yang relatif rendah, memberikan peluang kepada masyarakat yang ingin mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa harus membayar mahal,” kata Ubaydillah, Rabu, 23 November 2024.

Dia merinci,  hanya dengan biaya masuk sebesar Rp 24,9 juta dan biaya bulanan Rp 1,7 juta,  Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 menghadirkan layanan dan fasilitas pendidikan yang tak kalah dengan lembaga pendidikan yang mematok biaya dua kali lipatnya.

"Meskipun memiliki embel-embel "VIP", bukan biaya yang tinggi yang menjadi fokus, melainkan fasilitas dan layanan yang eksklusif serta berkualitas tinggi," ungkapnya.

Itulah lanjutnya, yang bisa dipahami kenapa Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 mendapatkan respons luar biasa dari masyarakat. Baru 3 tahun beroperasi, santrinya sudah lebih dari 1000 orang yang berasal dari seluruh Indonesia. Bahkan menurut Tim PPDB, untuk masuk pun saat ini harus inden karena peminatnya yang sangat banyak.

Saat ini, para santri di Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 tinggal di rumah joglo modern berukuran 10x10 meter. Rumah tersebut dilengkapi dengan fasilitas canggih seperti TV 70 inci, kulkas dua pintu, AC 2 PK, sambungan internet 24 jam, dan bahkan PlayStation. Setiap joglo juga dilengkapi kamar mandi dengan standar hotel berbintang, serta tempat tidur bertingkat dengan kasur premium yang nyaman.

“Tak hanya itu, layanan harian bagi santri juga terjamin dengan makan tiga kali sehari plus camilan, layanan laundry dua kali seminggu, serta fasilitas kesehatan yang selalu tersedia,” terangnya.

Sementara, fasilitas outdoor juga tak kalah lengkapnya. Pesantren ini menyediakan lapangan olahraga, kolam renang, ruangan untuk berbagai kegiatan bakat, dan kantin dengan berbagai menu. Para santri juga memiliki akses ke Joglo Agung dan masjid, tempat mereka menimba ilmu agama langsung dari pengasuh pesantren. Di sana, sering digelar seminar, pelatihan, serta sesi public speaking untuk meningkatkan kemampuan santri.

pendidikan Bertaraf Internasional dan Berbasis Agama

Ubaydillah menerangkan, pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 menerapkan kurikulum yang menggabungkan pesantren salaf, pesantren modern, dan standar sekolah internasional. Dengan fasilitas kelas canggih berteknologi tinggi, metode pembelajaran yang diterapkan, bahkan setara dengan standar negara maju seperti Finlandia dan Australia. Kurikulum internasional Cambridge juga menjadi bagian dari metode pengajaran.

Sedangkan kerja sama dengan Universitas Al-Azhar Mesir pun telah dijalin untuk memperkuat pendidikan agama dan bahasa.  Hasilnya, ratusan santri mampu menghafal Al-Qur'an dalam waktu hanya empat bulan, dan alumni angkatan pertama sudah diterima di universitas ternama, baik di dalam maupun luar negeri.

Uniknya, meski dikelilingi fasilitas modern dan mewah, Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 tetap menjaga tradisi spiritual pesantren salaf. Wirid “Dalailul Khairat” dan tirakat masih menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari para santri, yang setiap tahun diberikan ijazah kubro langsung oleh pengasuh pesantren. Lebih dari 30.000 peserta dari seluruh Indonesia telah mengikuti kegiatan ini.
  
Sementara itu, KH. Imam Jazuli, pengasuh pesantren, menjelaskan bahwa pendirian Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 adalah sebagai bentuk kontribusi untuk memberikan solusi pendidikan bagi masyarakat.

"Masyarakat berhak mendapatkan fasilitas dan layanan pendidikan berkualitas tinggi dengan biaya yang terjangkau," ujarnya.

Dari data yang ada menyebutkan, Pesantren yang berlokasi di Tegal Koneng, Cirebon ini menganut akidah Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah (NU). KH. Imam Jazuli sendiri merupakan alumnus Pesantren Lirboyo Kediri dan Universitas Al-Azhar Kairo, sebelum melanjutkan studi ke Universiti Malaya dan UKM di Malaysia.

Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 menawarkan kombinasi ideal antara pendidikan berkualitas, fasilitas mewah, dan biaya yang terjangkau, menjadikannya solusi tepat bagi orang tua yang ingin memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal. (maman suharman) 


Editor : Ahmad Sayuti