Petugas SAR Gabungan Pencari Korban Longsor Pasirlangu Divaksin dan Diberi Vitamin
Para petugas SAR gabungan yang mencari korban longsor diberikan vaksin dan vitamin untuk menjaga vitalitas dan kesehatan agar terhindar dari bakteri dari jenaz
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pencarian korban longsor Pasirlangu memasuki hari kelima dan dimulai sejak pukul 08.00 WIB, Rabu 28 Januari 2026. Hingga saat ini, masih terdapat lebih dari 30 korban jiwa yang belum ditemukan.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian mengatakan bahwa tim SAR gabungan yang melakukan pencarian korban telah mendapatkan suntikan vaksin serta pemberian vitamin.
Langkah ini dilakukan agar para petugas terhindar dari berbagai macam virus atau bakteri yang dapat ditimbulkan dari jenazah korban longsor.
Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut berasal dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan terkait kondisi kesehatan tim SAR gabungan. Menurutnya, pemberian vitamin dan vaksin ini sangat berarti bagi para petugas yang terlibat langsung dalam pencarian korban.
Selain pemberian vaksin dan vitamin, tim kesehatan juga diterjunkan di setiap titik atau lokasi pencarian korban.
"Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi jika ada petugas pencari korban yang mengalami gangguan kesehatan atau kondisi darurat saat bertugas di wilayah Pasirlangu," katanya.
Ade menambahkan bahwa potensi risiko di lapangan cukup tinggi, sehingga Dinas Kesehatan menurunkan tim dokter atau tenaga kesehatan di setiap lokasi pencarian agar dapat segera memberikan bantuan apabila terjadi sesuatu.
Terkait durasi pencarian, Ade menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Bandung Barat telah meminta agar operasi pencarian dilakukan selama 14 hari.
Meski demikian, pencarian akan dievaluasi setelah tujuh hari, tepatnya pada Jumat (30/1/2026). Ia menjelaskan bahwa sesuai ketentuan, tim SAR gabungan akan mengikuti hasil evaluasi pada hari ketujuh untuk menentukan apakah pencarian akan diperpanjang atau dihentikan.
"Jika seluruh korban sudah ditemukan sebelum tujuh hari, maka operasi SAR dapat dihentikan lebih awal, tergantung pada hasil pencarian dan penemuan korban di lapangan," kata dia.
Berdasarkan data hingga pukul 18.00 WIB, kemarin, Tim SAR gabungan telah mengamankan sebanyak 48 kantung jenazah. Dari jumlah tersebut, sekitar 32 korban jiwa masih belum ditemukan.
Editor : Ahmad Sayuti

