Pilwalkot Cimahi 2024 Diwarnai Bagja Setiawan sebagai Pendatang Anyar

Persaingan para bakal calon pada Pilwalkot Cimahi 2024 kian sengit terjadi. Kini, kontestasi di bumi militer itu diwarnai Bagja Setiawan.

Pilwalkot Cimahi 2024 Diwarnai Bagja Setiawan sebagai Pendatang Anyar
Sebagai pendatang anyar, Bagja Setiawan (kanan) tak ingin kalah dengan incumbent. Bersama sejumlah figur baru pun bermunculan untuk memberikan warna baru pada Pilwalkot Cimahi 2024. (agus satianegara)

INILAHKORAN, Cimahi - Persaingan para bakal calon pada Pilwalkot Cimahi 2024 kian sengit terjadi. Kini, kontestasi di bumi militer itu diwarnai Bagja Setiawan.

Sebagai pendatang anyar, Bagja Setiawan tak ingin kalah dengan incumbent. Bersama sejumlah figur baru pun bermunculan untuk memberikan warna baru pada Pilwalkot Cimahi 2024

Sebagai modal awal bertarung di Pilwalkot Cimahi 2024, Bagja Setiawan merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kendati sepak terjangnya di dunia perpolitikan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) cukup dikenal, namun untuk mengejar kursi Cimahi 1 itu dia harus bekerja keras mendongkrak popularitas dan elektabilitasnya.

"Saya terus sosialisasi karena elektabilitas masih kecil. Selama ini saya tidak pernah dikenal di Kota Cimahi. Ini sebagai bentuk ikhtiar ke masyarakat,” kata Bagja Setiawan, belum lama ini.

Bagja Setiawan mengaku dirinya ditugaskan partai untuk maju pada Pilwalkot Cimahi 2024. Bahkan, saat ini dirinya sudah mendapatkan surat tugas dari DPP PKS untuk maju menjadi Calon Wali Kota Cimahi dan namanya sudah digadang-gadang menjadi figur yang diusung oleh PKS. 

Dia pun tak memungkiri ada perbedaan kondisi antara KBB dan Kota Cimahi. Menurutnya, jika di KBB harus menjelajah daerah yang sangat luas, namun saat ini di Cimahi bisa lebih mudah.

"Karena daerahnya hanya terdiri dari 3 kecamatan dan 15 kelurahan," ucapnya.

Bagja Setiawan menyebut, untuk pengumuman figur yang maju di Pilwalkot Cimahi 2024 akan diumumkan secara resmi oleh dalam rapat DPP PKS pekan depan. 

"Yang jelas dirinya akan terus sosialisasi turun ke lapangan menemui warga Cimahi untuk memenangkan partai di Pilwalkot," katanya.

Disinggung soal komunikasi untuk menjalin koalisi dengan partai lain, Bagja menyebutkan bahwa hubungan komunikasi politik dengan sejumlah calon dari partai lain juga intens dilakukan. Seperti Ngatiyana, Dikdik Suratno Nugrahawan, Bilal, hingga Adhitia Yudistira.

“Komunikasi dengan figur lain terus dilakukan karena syarat untuk pasangan adalah sama-sama mematok bisa menang Pilkada dan juga memiliki komitmen membangun Cimahi ke depan,” ucapnya.

Meski begitu, dia mengaku dirinya tidak mematok harus menjadi wali kota dalam koalisi, tapi bisa juga menjadi wakil wali kota. 

"Memang secara logika PKS sebagai pemenang Pemilu dengan 9 kursi bisa mengusung calon sendiri," katanya.

Namun, menurut Bagja Setiawan, bakal lebih kuat jika berkoalisi dengan partai lain agar peluang menang lebih besar. 

"DPP telah mengamanatkan bahwa saya harus dapat meraih kursi wali kota bukan wakil wali kota, tapi itu juga fleksibel melihat peta koalisi partai dan peluang untuk menang," ucapnya.


Editor : Doni Ramdhani